Bom Surabaya, Agnez Mo Ajak Anak Muda Hargai Perbedaan

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agnez Mo. (Instagram/Tabloidbintang.com)

    Agnez Mo. (Instagram/Tabloidbintang.com)

    TEMPO.CO, Jakarta -Agnez Mo mengajak generasi milenial untuk tetap hidup dengan damai dan positif menghargai perbedaan. Ajakannya tersebut diungkapkan di tengah duka atas tragedi pengeboman tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Ahad pagi, 13 Mei 2018.

    Baca: Dianggap Tidak Natural oleh Netizen, Begini Tanggapan Agnez Mo

    "Kamu harus menghargai perbedaan orang. Siapa sih di sini yang nggak pengin hidupnya santai, damai, enggak perlu ada benci-benci enggak perlu ada yang ngomongin it's so beautiful guys, it's so amazing," kata Agnez Mo dalam konser Clear Indonesia Ayo Bisa, di Tenis Indoor Senayan, Jakarta Selatan.

    Penyanyi yang tengah aktif dalam kegiatan go international-nya, juga berpesan bahwa generasi milenial tak boleh hidup dalam rasa takut. Karena saat kita bisa menghargai dan bersyukur, hidup akan terasa menyenangkan.

    "Enggak perlu ada orang yang harus hidup dalam ketakutan, enggak perlu harus hidup dalam rasa pedih, life should be so happy and it's amazing," pungkas Agnes Mo.

    Agnez Mo menyerukan hidup dalam kedamaian saat menjadi pengisi acara konser Clear Ayo Indonesia Bisa. Di acara itu, penyanyi yang berhasil duet dengan Chris Brown itu tampil sekitar satu jam membawakan lagu-lagu hits-nya seperti "Noises", "Long As I Get Paid", "Sebuah Rasa", dan "Matahariku".

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.