Jadi Presenter Karma, Roy Kiyoshi Masih Sulit Berteman

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roy Kiyoshi dan Robby Purba saat ditemui di BSC Studio, Cawang, Jakarta Timur, Kamis, 12 April 2018. (Tempo/Ammy Hetharia)

    Roy Kiyoshi dan Robby Purba saat ditemui di BSC Studio, Cawang, Jakarta Timur, Kamis, 12 April 2018. (Tempo/Ammy Hetharia)

    TEMPO.CO, Jakarta -Akhir-akhir ini Roy Kiyoshi menjadi buah bibir terkait aksinya di program realitas KARMA (ANTV). Publik tersihir dengan kemampuan pria 31 tahun ini menerawang masa lalu dan masa depan peserta Karma, serta bagaimana dia membedah permasalahan hidup mereka.

    Baca: Roy Kiyoshi Bisa Lihat Masa Depan, Bagaimana Kisah Percintaannya?

    Roy tidak beraksi sendiri. Ia didampingi Robby Purba, 31 tahun, yang ikut menganalisis permasalahan peserta. Acara ini menghadirkan realitas kehidupan dengan cara unik. Roy sebagai pemandu acara dengan kemampuan indera keenamnya bikin khalayak penasaran.

    Di setiap episodenya, Karma menghadirkan 31 peserta dengan beragam masalah kehidupan. Mereka duduk di bangku-bangku yang sudah diberi nomor (1 sampai 31), yang ditata di studio. Setiap nomor mewakili tanggal kelahiran peserta. Roy Kiyoshi (tabloidbintang.com)

    Roy kemudian memilih 3 peserta berdasarkan tanggal lahir mereka. Dari tanggal lahir itu, Roy menerawang hal-hal yang mengganggu kehidupan peserta, mendengarkan keluhan mereka, dan memberi solusi agar hidup mereka menjadi lebih baik.

    Bagaimana dengan kehidupan Roy Kiyoshi sendiri? Pria kelahiran Jakarta, 24 Februari 1987 ini tidak hanya mampu melihat masa depan, masa lalu, dan makhluk halus. Dia juga memiliki pemikiran terdepan dan kemampuan analisis di atas rata-rata orang pada umumnya.

    Karena kemampuannya ini, semasa kecil Roy sempat merasa sulit bergaul dengan teman-teman sebayanya karena merasa tidak nyambung. Ia cenderung merasa lebih cocok bergaul dengan orang yang berusia lebih tua darinya.

    Roy Kiyoshi menyadari dirinya berbeda sejak kelas 5 SD. Terlebih setelah ia semakin jelas bisa melihat makhluk halus dan berinteraksi dengan mereka. Beberapa teman menganggapnya aneh.Roy Kiyoshi (tabloidbintang.com)

    “Anak-anak lain melihat saya bicara sendiri. Padahal saya berbicara dengan sosok yang saya lihat. Ketika saya mengungkapkan penglihatan-penglihatan saya akan masa depan, juga tidak ada yang percaya,” ungkap Roy.

    Apa yang dulu dianggap aneh oleh sebagian orang, kini menjadi kelebihan yang bermanfaat bagi orang lain. Namun Roy mengaku masih tidak bisa berteman dengan mudah hingga hari ini.

    Kalau dia bisa klik dengan Robby Purba dalam memandu Karma, itu karena Roy Kiyoshi melihat ada gelombang energi yang sama antara dirinya dan Robby.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.