Kamis, 15 November 2018

Budi Anduk Meninggal Karena Paru-Paru Basah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelawak Budi Prihatin alias Budi Anduk. Dok.TEMPO/ Dwianto Wibowo

    Pelawak Budi Prihatin alias Budi Anduk. Dok.TEMPO/ Dwianto Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta -Indonesia kembali berduka atas berpulangnya salah satu komedian yang dikenal karena kekocakannya, Senin 11 Januari 2016. Budi Anduk meninggal dunia di RS Dharmais, Jakarta.

    Sebelumnya, kabar tersebut masih simpang siur. Namun, pihak sinetron komedi Bro and Bray telah mengonfirmasi kabar duka tersebut.

    "Inna lillahi wa innalillahi rojiun... telah meninggal salah satu komedian Indonesia: Budi Anduk. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya," tulis akun Bro and Bray. "Mohon dimaafkan atas segala kesalahan almarhum Budi Anduk, apabila ada kesalahan baik yang sengaja atau pun tidak."

    Melihat cuitan tersebut, netter ramai-ramai menanyakan penyebab kematian Budi Anduk. "Kalau boleh tahu, Budi Anduk sakit apa? "Paru-paru basah," jawab akun @broandbray_ttv.

    Komedian Budi Anduk bermain dalam Bro and Bray. Sampai saat ini, Bro and Bray masih tayang di salah satu televisi swasta. Bro and Bray merupakan program komedi pendek yang divisualkan secara komikal dan penuh kritik sosial.

    Diambil dari kata sapaan gaul antar laki-laki: Bro atau Bray. Kemudian kedua kata sapaan itu dijadikan seolah sebuah karakteristik dari tokoh yang ada di dalam program berdurasi 30 menit ini. Bro berkarakter pintar, berwawasan luas, tricky, banyak akal, sering mengingatkan Bray jika Bray melakukan hal yang salah dan kadang suka terkena sial akibat kecerobohan Bray. Sedangkan Bray berkarakter lugu, sok, songong, berwawasan sempit, sering terkena sial dan menjadi bahan bully.

    Terkadang Bro diperankan oleh Daus Sparo dan Yadi Sembako. Budi Anduk kerap memerankan tokoh Bray.

    RINA ATMASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Horor Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

    Satu keluarga dibunuh di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Selasa, 12 November 2018.