Adu Mulut di Path, Annisa Pohan Minta Maaf  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Annisa Pohan tampil cantik saat mendampingi suaminya, calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono berkampanye sembari menyusuri kali Ciliwung, di Jakarta, 30 November 2016. TEMPO/Ilham Fikri

    Annisa Pohan tampil cantik saat mendampingi suaminya, calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono berkampanye sembari menyusuri kali Ciliwung, di Jakarta, 30 November 2016. TEMPO/Ilham Fikri

    TEMPO.COJakarta - Setelah segala drama yang dilakukan Annisa Pohan dengan beradu mulut di Path dengan temannya bernama Deehan, istri Agus Yudhoyono itu akhirnya meminta maaf. 

    Pada Sabtu, 14 Januari 2017, pukul 06.44, akun Twitter Annisa Pohan, @AnnisaPohan, mencuit permintaan maaf. Dia mengaku berniat membela suaminya, Agus Yudhoyono.

    "Dg kerendahan hati saya memohon maaf kpd masyarakat yg tidak berkenan dg hak menjawab saya dalam membela suami saya kpd teman saya sendiri," tulis @AnnisaPohan di Twitter. 

    Ternyata banyak yang berkomentar negatif dengan permintaan maaf Annisa tersebut. "@AnnisaPohan karena sebagai istri tugasnya memberi saran. Bukan ikut bersuara... apa lg pejabat publik. Mesti banyak belajar mba," kata seorang netizen.

    "@AnnisaPohan permintaan maafnya pencitraan bukan mba ?Temennya udh di unfriend belom?" cuit netizen lain. 

    Sebelumnya, Annisa Pohan terlibat adu mulut di media sosial Path dengan seorang temannya seusai debat pemilihan kepala daerah DKI di Birawa Ballroom, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada Jumat, 13 Januari 2017. Awalnya, seorang teman Annisa yang bernama Deehan menulis status di Path mengenai debat yang melibatkan suami Annisa, yaitu Agus Yudhoyono.

    “Gw ngeliat debat ini rasanya Ahok+Djarot tu kaya 2 orang tua diantara: 1.anak sulung yg idealis tapi ga praktikal, rada sok tau. 2.anak bungsu yang masih ga tau mau ngapain tapi sensitive-an,” tulis Deehan.

    Annisa tidak terima dan membalas pernyataan itu. Hasil adu mulut tersebut kemudian di-screenshot oleh salah seorang temannya hingga tersebar di media sosial. *

    ALIA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.