Pembangunan Museum Olga, Keluarga: Kami Masih Berembuk

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Olga Syahputra meninggal karena menderita penyakit meningitis yang sudah lama dideritanya. Olga selama setahun ini memang menjalani perawatan di rumah sakit Singapura. Dok. TEMPO/Mazini Hafizhuddin

    Olga Syahputra meninggal karena menderita penyakit meningitis yang sudah lama dideritanya. Olga selama setahun ini memang menjalani perawatan di rumah sakit Singapura. Dok. TEMPO/Mazini Hafizhuddin

    TEMPO.CO , Jakarta: Meninggalnya komedian Olga Syahputra tak hanya menyisakan kesedihan dan duka mendalam di hati keluaga, para sahabat dan juga para penggemarnya. Komedian yang suka berpenampilan kemayu itu pada Kamis malam, 28 Mei 2015 mendapat piala Panasonic Award 2015.


    Belakangan, tersiar kabar bahwa pihak keluarga berencana untuk membangun sebuah museum Olga Syahputra.

    Billy Syahputra, adik dari komedian Olga yang ditemui di Fairmont Hotel, senayan,  Jakarta Selatan pada Kamis, 28 Mei 2015 mengakui rencana tersebut. Namun ia dan keluarga masih mendiskusikan rencana ini.

    "Kami masih bicarakan soal ini. Nanti kami kasih tahu dan share lagi. Tujuannya untuk mengenang sosok Olga saja. Kami masih berembuk, nanti kita pelajari lagi," ungkap Billy.

    Vera Zanobia Sukari atau yang lebih akrab disapa Mak Vera selaku manager almarhum Olga juga masih sedikit tertutup akan hal ini. Namun, Mak Vera mengkonfirmasi pada Jumat, 29 Mei 2015 bahwa pembangunan Museum Olga tersebut masih sekedar rencana.

    "Itu baru perencanaan," katanya dengan singkat.

    Selain rencana membuat museum, pihak keluarga juga ingin melakukan hal lainnya untuk Olga mulai dari pemugaran makam Olga Syahputra serta pembangunan masjid. Seperti diketahui keluarga, Olga memang berkeinginan untuk membuat masjid.

    DINI TEJA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.