Kasus Hak Cipta, Begini Princess Syahrini Dapat Lagu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Syahrini tampil dalam malam Anugerah Musik Indonesia (AMI) Award 2014 di The Kasablanka - Kota Kasablanka, Jakarta (19/6). TEMPO/Nurdiansah

    Penyanyi Syahrini tampil dalam malam Anugerah Musik Indonesia (AMI) Award 2014 di The Kasablanka - Kota Kasablanka, Jakarta (19/6). TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen tempat karaoke Princess Syahrini menolak memberikan keterangan perihal tuduhan pelanggaran hak cipta atas lagu Aku Mencintaimu yang digubah Martin Carter. "Silakan hubungi manajemen pusat untuk keterangan lebih jelas," ujar Adi Wijaya, penyelia Princess Syahrini Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, kepada Tempo, Jumat 5 Desember 2014. (Baca: Syahrini Digugat, 'Cuma Cari Sensasi')

    Adi mengaku tak tahu-menahu ihwal laporan Martin ke Kepolisian Resor Jakarta Pusat. Yang jelas, menurut Adi, seluruh lagu yang disajikan di dalam bilik karaokenya sudah mendapat izin, sehingga tak ada hak cipta yang dilanggar. (Baca: Syahrini Digugat, 'Cuma Cari Sensasi')

    "Semua lagu yang ada dalam daftar lagu didapatkan dari asosiasi," kata Adi. Lagu dangdut, misalnya, menurut Adi, mendapat izin dari Asosiasi Penyanyi Dangdut Indonesia. Demikian pula lagu-lagu lain, yang diambil dari asosiasi artis lagu tersebut. (Baca: Dituduh Langgar Hak Cipta, Syahrini Terancam Dibui)

    Dari penelusuran Tempo, judul lagu Aku Mencintaimu yang dipersoalkan Martin tak ada di dalam daftar lagu di Princess Syahrini. Namun ada satu lagu yang judulnya mirip, yakni Ku Mencintaimu. Ketika dimintai penjelasan soal kemiripan judul lagu tersebut, Adi menjelaskan, semua daftar lagu ditentukan oleh manajemen pusat. "Ada divisi tersendiri yang mengurusi soal lagu," ujarnya. (Baca juga: Karaoke Syahrini Dua Kali Tersandung Kasus Hukum)

    Sebelumnya, Martin mengaku mengetahui lagunya dikomersialkan saat bertandang ke Princess Syahrini Mall Taman Anggrek beberapa bulan lalu. Saat itu, Martin mendapati lagunya muncul pada daftar lagu. "Padahal saya tak merasa pernah memberikan izin," ujar Martin. (Baca: Resep Perut Rata ala Syahrini)

    Lagu itu, menurut dia, dibuat sekitar Oktober 2011. Proses pengambilan gambar klip video lagu tersebut dilakukan di Singapura. "Saya sendiri yang bikin, saya sendiri yang produseri, dan saya sendiri yang jadi model dalam video klip itu." (Baca juga: Netizen Kecam Foto Syahrini Disembah)

    DINI PRAMITA

    Topik terhangat:

    Golkar Pecah | Wakil Ahok | Interpelasi Jokowi | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Jokowi Untung Golkar Tolak Perpu Pilkada, Kok Bisa? 
    Menteri Yasonna Soal SBY: Dia Pengkhianat Duluan 
    Susi Beberkan Prestasi Lima Pekan Jadi Menteri
    Analis: Saham 'Gocap' Bakrie Gara-gara Nama Ical


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.