Di Surabaya, Krakatau Ingat 'Duel' dengan Karimata  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Band Legendaris Krakatau tampil dalam pagelaran musik Internasional JJF 2014 di JIExpo Kemayoran Jakarta (1/3). TEMPO/Nurdiansah

    Band Legendaris Krakatau tampil dalam pagelaran musik Internasional JJF 2014 di JIExpo Kemayoran Jakarta (1/3). TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Surabaya--Grup band yang pernah tenar pada era 80-90-an, Krakatau, memukau sekitar lima ribu penggemarnya dalam pagelaran Jazz Traffic Festival di Grand City, Surabaya,  Ahad malam, 23 November 2014. Dengan formasi lengkap Trie Utami pada vokal, Dwiki Darmawan dan Indra Lesmana (keyboard), Gilang Ramadhan (drum), Pra Budi Darma (bas) serta Donny Surendra (gitar), Krakatau membawakan lagu-lagu yang pernah hit, seperti La Samba Sang Primadona, Imaji, Di Sekitar Kita, Kembali Satu dan lain-lain. 

    Trie juga melantunkan lagu baru Krakatau berjudul Aku, Kamu dan Kita yang masih akan dirilis tahun depan. Walaupun sudah tidak muda lagi, 47 tahun, namun penampilan Trie Utami yang mengenakan pakaian serbahitam masih energetik. Ia membawakan lagu yang rata-rata bernada tinggi itu dengan vokal yang terjaga. “Ini penampilan Krakatau dengan formasi lengkap yang pertama setelah cukup lama saling berpisah,” kata Trie. (Baca juga: Krakatau Band Siapkan Konser Reuni)

    Bagi Krakatau, ujar penyanyi mungil asal Bandung yang akrab disapa Iie itu, Surabaya tidak bisa dilupakan. Sebab pada akhir 80-an mereka pernah “duel” dengan grup band Karimata di gedung pertunjukan Go Skate, Jalan Embong Malang. Karimata yang juga tengah populer pada masa itu terdiri atas Candra Darusman, Erwin Gutawa, Denny TR, Aminoto Kosim dan Uce Haryono. “Bahkan sound engineer-nya pun turut diadu saat itu,” ujar Trie.

    Mengenang masa-masa itu, Trie mengaku memendam keinginan untuk bisa  tampil lagi di Surabaya bersama Krakatau.  Dan keinginan itu, menurutnya, baru terwujud saat ini dengan formasi Krakatau re-union. “Saya surprise, karena sambutan penonton pada Krakatau masih cukup bagus. Terbukti gedung ini penuh,” kata Trie.

    Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf yang menonton penampilan Krakatau sambil ngelesot mengaku ikut terpukau. Gus Ipul, sapaan Saifullah, mengatakan termasuk penggemar Krakatau di era 80-an. "Ternyata mereka tidak berubah," ujar dia.

    Jazz Traffic Festival yang digelar oleh Radio Suara Surabaya selama dua hari berturut-turut itu diisi oleh 42 penampil, antara lain Raisa, Syaharanie, Afghan, Ita Purnamasari, Gugun Blues Shelter, Tulus, Yovie n Nuno, Dewa Budjana dan Dr and The Profesor. Bagi Suara Surabaya, pagelaran ini yang keempat kalinya dalam empat tahun terakhir dengan mempertahan konsep 3 stages, yakni satu panggung di luar gedung dan dua lainnya di dalam. Para pengisi acara tampil secara bersamaan.

    KUKUH S.WIBOWO

    Berita Terpopuler:
    Erwin Arnada Kunjungi Penjara Hatta di Belanda
    Syaharani Manggung Energetik di Ngayogjazz 2014  
    Sejak BBM Naik, Olivia Belum Pernah Beli Bensin
    Pasar Seni ITB 2014 Usung Konsep Sehat  

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?