Galabby Thahira Pahlevi, Seksi Tapi Sopan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Galabby Tahira Pahlefi. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Galabby Tahira Pahlefi. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO , Jakarta:Galabby Thahira Pahlevi, 23 tahun, siap menyapa penggemar muda lewat menyanyi, menulis lagu, berakting, dan menari dengan gaya ala Broadway. Belum lama ini ia membuktikan kemampuannya itu saat masuk posisi enam besar dalam acara Indonesia Mencari Bakat (IMB) musim ketiga di Trans TV. Semua lagu ia buat bergaya Broadway, termasuk Bukan Bang Toyib milik band Wali.

    Sudah empat single dirilisnya, antara lain Tuhan Kirim Kamu, Walau Tak Bisa Kumiliki, Kau Bilang 143 (I Love You), dan Bahagiakan Namamu. Anda pasti pernah mendengar salah satunya di radio. Memang hanya 64 orang yang memutar lagu terbarunya, Bahagiakan Namamu, di situs You Tube. Namun Abby tak peduli. Ia ingin tetap di jalurnya meski tidak komersial. "Apa gunanya berkarya jika saya tampak seperti penyanyi lain di luar sana? Penting bagi saya untuk belajar dan tidak masuk dalam kotak," kata Abby—panggilan akrab Galabby—di rumahnya di kawasan Rawa Belong.

    Selasa malam lalu, di ruang keluarga rumah Abby, Tempo mewawancarainya. Oleh sang ibu, Erly Mahmud, kami dijamu air putih dan semangkuk puding cokelat. Saat itu, Abby sedang sibuk mengemas bajunya ke dalam koper untuk persiapan konser dua lagu di Bali keesokan harinya. Ia pun menceritakan penampilannya dari ujung rambut sampai ujung kaki.

    ***

    RAMBUT
    Pada usia 10 tahun, rambut Abby berwarna pirang kemerahan dan memanjang sampai ke paha. Jenis rambut itu, menurut sang ibu, merupakan warisan dari buyut Abby yang orang Portugal. Saat berambut panjang-pirang, ia bermain dalam film musikal Petualangan Sherina. Setelah itu, ia tidak betah dan menggunting pendek rambutnya, kemudian membuang sisa rambutnya ke tong sampah karena takut ketahuan keluarganya. Abby merasa bebas dengan rambut pendeknya itu. Ia kemudian mewarnai rambutnya dengan warna merah dan merah jambu. Kini rambutnya hanya sebahu dan memakai hair clip sepanjang 70 sentimeter.

    ***

    MATA
    Banyak yang bilang matanya mirip sang ayah, Ivan Pahlevi: cokelat dan sayu. Tapi ada juga yang bilang matanya galak. Mata Abby ini ternyata sensitif. Dulu, saat masih sekolah di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 9 Jakarta, jika terkena debu sedikit saja, matanya akan membengkak menjadi sebesar bakso. Pembengkakan itu berlangsung dua hari. Penyebabnya adalah alergi. Kini, matanya juga terkadang bengkak. "Tapi karena menangis, sih," kata Erly, sang ibu, sambil tertawa.

    ***

    BIBIR
    Bibirnya Abby agak tipis dan merah, menyerupai bentuk hati. Bentuk itu membuat Abby merasa sensual. Bahkan, ketika sedang minum, banyak yang bilang bibirnya seksi. Padahal Abby minum dengan gaya biasa saja. Bibir ini yang membuatnya percaya diri berperan sebagai penyanyi jazz dalam debutnya di teater musikal “Jakarta Love Riot” di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) saat di bangku SMA. Saat itu, ia memakai lipstik pada bibir atasnya, tapi sedikit dilebihkan. Cara itu selalu dipakainya sampai sekarang. "Bibir saya ini cerewet, tapi untuk pekerjaan saja, karena saya perfeksionis," ujar penggemar Beyonce ini.

    ***

    GAUN
    Abby tidak peduli jika orang tidak menyetujui caranya berpakaian. "Jika mama menyukainya dan saya juga suka, itu yang penting," katanya. Sang ibu tidak mengizinkannya memperlihatkan aurat di atas panggung. Padahal, dalam IMB 3, Abby tampil amat sensual, meski pahanya tertutup stocking. "Seksi tapi sopan, aura saya yang keluar," tuturnya.

    Ia mengaku tidak pernah memakai gaun ketat karena harus menari di atas panggung. Biar lebih aman, ia memakai beberapa lapis baju dalam. Malam itu, ia memakai gaun hitam bermerek Newlook. Ia menyukai bahan span yang membentuk badan. Ia merasa pinggulnya kecil, tapi bagian bawahnya besar. "Seperti Marilyn Monroe," ujarnya tertawa. Di rumah, cara berpakaiannya cuek. Bahkan, kerap memakai baju ayahnya.

    ***

    KULIT
    Sedari kecil, Abby suka sekali matahari. Pasalnya, kulitnya terlalu putih. Ibunya suka menjemur Abby agar kulitnya lebih gelap, sekaligus sebagai upaya terapi penyakit sinus. Karena putrinya dilahirkan putih dan cantik, sang ibu memberi nama Galabby, terinspirasi oleh nama asli Ratu Noor dari Yordania, yang juga cantik. "Kalau Thahira adalah panggilan nabi yang baik-baik untuk Siti Khadijah," ujar Erly, sang ibu.

    ***

    SEPATU HAK TINGGI
    Sepatu ini bermerek Aldo. Memiliki hak setinggi 12 sentimeter. Sepatu ini pertama kali dipakai Abby dalam acara bernama The Burlesque, acara bergaya Broadway—ketika nyanyian, tarian, dan akting teatrikal bergabung menjadi satu. Di Amerika, The Burlesque disaksikan kaum jetset yang membakar cerutu dan minum anggur saat menonton pertunjukan. Konsep itu diterapkan oleh Abby di Restoran Colonial, Kemang, Desember lalu. "Saya pasti memakai high heels dalam pertunjukkan. Tapi kalau untuk anak SMA, saya memakai boots," kata pemilik tinggi 165 sentimeter ini.

    HERU TRIYONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.