Konser Ricuh, Puluhan Penonton Ayu Ting Ting Diamankan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tempo/Agung Pambudhy

    Tempo/Agung Pambudhy

    TEMPO Interaktif, CIANJUR - Pertunjukkan Band Lyla dan Ayu Ting Ting di Lapangan Jamali, Kecamatan Mande, Cianjur, Jawa Barat Minggu 4 Desember 2011 rusuh. Puluhan penonton terpaksa diamankan petugas karena terlibat kericuhan saat nonton. Mereka terlibat dalam aksi baku pukul di lapangan itu.

    Selain itu, puluhan penonton terpaksa dilarikan keluar lapangan untuk mendapat pertolongan medis karena pingsan akibat terhimpit ribuan penonton yang terus merangsek ke bagian depan panggung.

    Pantauan di lokasi, pemicu kericuhan berawal ketika Band Lyla, naik ke atas panggung untuk membawa beberapa buah lagu. Memasuki lagu kedua, penonton yang "menyemut" di lapangan tersebut sambil bergoyang mengikuti alunan musik.

    Sebagian kecil penonton yang awalnya terlibat aksi saling senggol, meluas menjadi aksi saling pukul. Bahkan aksi tersebut meluas hingga ke tengah lapangan, sehingga petugas terpaksa mengamankan sejumlah penonton yang dinilai sebagai biang onar.

    Aksi tersebut sempat terhenti setelah beberapa orang diamankan petugas. Petugas kembali bergerak ke bagian tengah dan depan lokasi untuk mengamankan puluhan penonton wanita yang pingsan akibat terhimpit penonton yang terus bertambah jumlahnya.

    "Sebagian besar yang pingsan akibat dehidrasi dan terhimpit penonton saat terjadi aksi saling pukul. Sedangkan puluhan penonton yang terlibat aksi kericuhan terpaksa diamankan," kata salah seorang petugas.

    Meskipun sempat diwarnai kericuhan, konser musik tersebut tetap berlanjut. Konser ditutup dengan alunan musik dangdut yang dibawakan penyanyi yang tengah naik daun Ayu Ting Ting dengan hits-nya "Alamat Palsu". 

    WDA | ANT


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Siapakah Shang-Chi, Pahlawan Terbaru Marvel?

    Marvel Studios merilis trailer baru untuk film Shang-Chi and The Ten Rings yang akan tayang pada September 2021.