Band Java dari Prancis Beraksi di Rolling Stone Venue  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grup musik JAVA yang berasal dari Perancis terdiri dari R.Wan (vocal), Fixi (akordeon), Pepouseman (bass), dan Biston Banti (drum) beraksi di Rolling Stone Live Venue, Jakarta (18/06/2010). Dalam karyanya mereka menggunakan teknik rapper amerika dengan musik soul, jazz dan potongan-potongan dari musik musette (pesta rakyat perancis dengan musik akordeon). Lirik yang cerdas, suasana elektro bass yang bebas serta alunan akordeon yang sangat liar, grup musik JAVA mampu memperbaharui genre rap. Foto-foto:TEMPO/Aryus P Soekarno

    Grup musik JAVA yang berasal dari Perancis terdiri dari R.Wan (vocal), Fixi (akordeon), Pepouseman (bass), dan Biston Banti (drum) beraksi di Rolling Stone Live Venue, Jakarta (18/06/2010). Dalam karyanya mereka menggunakan teknik rapper amerika dengan musik soul, jazz dan potongan-potongan dari musik musette (pesta rakyat perancis dengan musik akordeon). Lirik yang cerdas, suasana elektro bass yang bebas serta alunan akordeon yang sangat liar, grup musik JAVA mampu memperbaharui genre rap. Foto-foto:TEMPO/Aryus P Soekarno

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Dalam rangka Printemps Francais 2010, CCF Jakarta dan Rolling Stone Indonesia menggelar acara "Fête de la musique - Pesta Musik: JAVA" dengan band pembuka The Authentic pada Jumat (18/6) pukul 20.00-23.00 di Rolling Stone Live Venue, Jl. Ampera Raya No. 16, Jakarta Selatan. Acara ini gratis dan terbuka untuk umum.
    Band yang tampil adalah Java, salah satu grup musik Prancis yang saat ini sedang naik daun. Java didirikan tahun 1998 oleh dua orang pria dari Paris: Fixi (komposer, akordeon, keyboard) dan R.Wan (penulis lagu dan vokal). Dalam karya mereka, Fixi menggunakan teknik rapper amerika dengan musik soul, jazz dan potongan-potongan dari musik musette. Sementara untuk lirik, R. Wan mencoba untuk membuat sebuah dunia tunggal yang bertolak pada lingkungan yang mengelilingi mereka, yaitu kota Paris.
    Bersama-sama mereka menghasilkan lagu-lagu yang merupakan campuran dari musik hip-hop, akordeon, musette, dan alat musik modern. Mereka meramu musik mereka dengan bahan-bahan dari musik rock, rap, lagu-lagu Prancis, musik Afrika, musik elektronik, dan sebagainya.

    Bistrol Banti (drum) dan Pepouseman (bass) bergabung kemudian dengan duo ini. Album pertama mereka "Hawaii" yang dirilis tahun 2000 mendapat sukses besar (terjual lebih dari 70.000 keping di Prancis). Kemudian mereka mengeluarkan sebuah rekaman live tahun 2001 "Java sur Seine" dan album kedua mereka yang sebagian digarap di Brazil "Safari Croisière" diluncurkan tahun 2003.

    Java kemudian selama enam tahun berturut-turut melakukan ratusan konser, festival-festival besar (Vieilles Charrues, Printemps de Bourges...) dan beberapa pementasan di luar Prancis seperti Australia, Brazil, China, dan Spanyol. Java pun juga semakin dikenal berkat aksi panggung mereka yang memukau. Java lalu memutuskan untuk meninggalkan label mereka, Sony.

    Tahun 2006 mereka memutuskan untuk beristirahat sejenak dan merintis karir masing-masing tapi mereka tidak berhenti menghasilkan karya. Kemudian mereka bergabung dengan label Makasound yang kemudian memproduksi dua album solo dari R.wan (Radio Cortex 1 dan 2). Bistrol Banto bekerjasama dengan R.wan dalam proyek ini. Sementara Fixi meneruskan bekerja sama dengan Tony Allen dan mengeluarkan album "Paris rockin" dari penyanyi Jamaika, Winston Mc Anuff (penyanyi yang juga di bawah label Makasound).
    Grup ini kemudian menambah satu anggotanya dengan K-Mille (produser dan multi-instrumentalis) dan melakukan tur Paris Rockin' tour, yang merupakan gabungan dari 3 proyek: Radio Cortex, Winston Mc Anuff dan Java. Tahun 2008, Java kembali memasuki studio rekaman diproduseri oleh K-Mille dan mengeluarkan album selanjutnya, Maudit Français, yang diaransemen oleh Jean Lamoot, dirilis April 2009, masih di bawah label Makasound.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.