Siti Nurhaliza, Diva Musik Malaysia Pernah Bernyanyi di Depan Ratu Elizabeth II

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Siti Nurhaliza. (TEMPO/CHITRA PARAMAESTI)

    Siti Nurhaliza. (TEMPO/CHITRA PARAMAESTI)

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur -Hari ini tahun 1979, diva musik negeri jiran Malaysia, Siti Nurhaliza lahir.

    Pelantun lagu Cindai tersebut punya segudang prestasi internasional. Bagaimanakah perjalanan karir Siti Nurhaliza di dunia tarik suara?

    Siti Nurhaliza kecil sudah berkecimpung di dunia tarik suara, salah satu  penampilan bernyanyinya di lakukan saat usianya 12 tahun. Menurut informasi, saat itu Siti Nurhaliza bernyanyi untuk pertandingan hari kebangsaan membawa lagu Bahtera  Merdeka.

    Situ Nurhaliza, merupakan anak ke 5 dari 8 bersaudara, ia lahir di Kampung Arwah, Temerloh, Pahang, Malaysia.

    Pada Usia 16 tahun, Siti Nurhalizah, bergabung pada salah satu  label rekaman bernama Suria Record, setelah sebelumnya ia menyandang juara pada perlombaan   Juara Bintang HMI pada tahun 1995.

    Berkat usaha dan talenta bernyanyi yang dimiliki Siti Nurhaliza, sejak debutnya  beberapa kali menghantarkan ia kepada sebagai pemenang di ajang menyanyi tingkat internasional.

    Siti Nurhaliza. Instagram.com/@ctdk

    Tercatat pada tahun  1999, ia masuk nominasi Kompetisi Penyanyi Baru Asia di Festival Musik Asia Shanghai dan mendapatkan Penghargaan Emas. Tahun  yang sama pula, Siti Nurhaliza, mendulang dua penghargaan dalam ajang  Kompetisi Menyanyi dan Lagu Internasional Pasifik Selatan 1999' yang diadakan di Gold Coast, Queensland, Australia.  

    Dan, moment bernyanyi  Siti Nurhaliza setahun sebelumnya, yakni  1998, ia menjadi salah satu artis Malaysia yang bernyanyi di Commonwealth Games, disaksikan oleh Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip juga penjabat–penjabat 70 negara yang masuk dalam Negara-Negara Persemakmuran.

    Selanjutnya : Tak berhenti di situ, prestasi gemilang Siti Nurhaliza di tahun 2002 menyabet gelar...


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Temuan Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat

    Migrant Care mengungkap kerangkeng manusia di kediaman Bupati Langkat, Sumatera Utara. Diduga digunakan untuk menyekap 40 pekerja.