Tulus Minta Maaf ke Kakek Suhud, Baim Wong: Kekurangan Gue, Tidak Tahu Adab

Reporter:
Editor:

Marvela

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Baim Wong. Foto: YouTube Deddy Corbuzier.

    Baim Wong. Foto: YouTube Deddy Corbuzier.

    TEMPO.CO, JakartaBaim Wong telah bertemu dengan Kakek Suhud dan meminta maaf secara langsung atas perbuatannya yang viral beberapa waktu lalu. Keduanya telah sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan.

    Saat memberikan klarifikasi pertama di Instagram Story, Baim memang mengaku tidak menyesal dan enggan meminta maaf. Sejak saat itu Baim terus mendapatkan serangan dari netizen. Namun setelah beberapa hari setelahnya, Baim meminta maaf secara terbuka kepada Kakek Suhud di Instagram dan ingin segera bertemu. Keduanya telah bertemu kemarin dan menyelesaikan masalah dengan damai.

    Kepada Deddy Corbuzier, Baim mengatakan perubahan sikap tersebut karena sifatnya yang tidak ingin berpura-pura. Bukan juga karena diserang oleh netizen, Baim mengaku menyadari kesalahannya setelah berpikir beberapa saat.

    "Saya punya sifat, ketika saya melakukan sesuatu itu tidak berpura-pura, dalam arti untuk menyelesaikan ini semua gue minta maaf ah, enggak bisa, saya harus dari diri saya bilang gue salah, tapi waktu itu masih berpikiran 'gue benar kok, gue enggak salah kok' apa ya yang bikin gue begini," kata Baim di kanal YouTube Deddy Corbuzier yanmenyag tayang pada Jumat, 15 Oktober 2021.

    Dari kejadian kemarin, Baim menyadari bahwa ada kekurangan dalam dirinya. Ia tidak seharusnya memarahi atau bersikap tidak sopan kepada orang yang lebih tua, seperti Kakek Suhud yang berusia 70 tahun. Akhirnya, hal inilah yang membuat Baim meminta maaf secara tulus kepada Kakek Suhud.

    "Ternyata memang ada kekurangan gue yaitu gue tidak mengetahui adab. Dia itu orang tua mau sebagaimanapun juga dia orang tua dan namanya itu menghardik ya, ada juga ternyata dalilnya dan tidak boleh. Kita harus merendahkan diri kita untuk sesuatu hal yang seperti itu dan gue salah," katanya.

    Setelah datang bertemu, Baim merasakan kalau kecurigaannya terhadap Kakek Suhud salah. Ia mengatakan Kakek Suhud adalah orang yang sangat baik. "Ketika masuk, melihat ada keluarganya pas lihat dia (Kakek Suhud) langsung nyamperin dan minta maaf, 'maaf kalau sampai kayak begini ya mas Baim, maaf banget'. Kita sama-sama nunduk, saya minta maaf," kata Baim.

    Kakek Suhud meminta maaf kepada Baim terkait kehadirannya di program Celoteh Nyai! Nikita yang tayang di kanal YouTube Langit Entertainment. "Dia minta maaf 'saya enggak tahu kalau di situ ada tiga orang dan saya juga tidak mau kok itu dibawa ke hukum, saya cuma mau ada tempat klarifikasi aja, saya minta maaf ya'," kata Baim.

    Kakek Suhud juga mengaku tidak tahu kalau Baim dan Nikita Mirzani pernah bersitegang. Kakek Suhud juga meminta maaf kalau waktu itu ia meminta uang kepada Baim. "Ketulusannya itu tinggi sekali, saya sendiri yang ngerasa 'pantes ya gue dihujat, orangnya baik banget'," kata Baim.

    Video yang tayang di kanal YouTube Baim Paula pada 9 Oktober 2021 memperlihatkan Kakek Suhud mencoba menawarkan dagangannya pada Baim Wong. Tanpa mau mendengarkan penjelasan Kakek Suhud, Baim langsung memaki si kakek yang telah mengikutinya. Lalu, dengan santainya, Baim menuju ke arah sejumlah pengemudi ojek online yang sedang parkir di jalan dan membagi-bagikan uang kepada mereka di hadapan Kakek Suhud.

    Baim Wong menjelaskan bahwa sebelum kejadian di video tersebut, Kakek Suhud mengikutinya menggunakan sepeda motor dan hampir membahayakannya dan Kiano. Baim juga mengatakan bahwa selama mengikutinya, Kakek Suhud yang terus meminta uang padanya. Namun, dalam pernyataan di kanal YouTube Langit Entertainment, Kakek Suhud mengaku hanya ingin menawarkan barang dagangannya berupa buku kepada Baim.

    Baca juga: Berdamai dengan Kakek Suhud, Baim Wong: Saya Malu Sendiri saat Tahu Pribadinya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.