Bagikan Tips Kelola Keuangan, Atta Halilintar Sarankan Punya 3-4 Rekening

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Youtuber Atta Halilintar berjalan seusai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2020. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Youtuber Atta Halilintar berjalan seusai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2020. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Youtuber Atta Halilintar membagi sejumlah kiat bagi para milenial untuk mengelola pemasukan dan tabungan. "Aku menyarankan untuk memiliki 3-4 rekening. Rekening-rekening tersebut nanti dibagi untuk pengeluaran harian atau bulanan, lalu tabungan yang tidak boleh diusik, rekening untuk berbisnis, dan 'tabungan akhirat'," kata Atta Hailintar melalui webinar bertajuk "Tips Membangun Rumah Bagi Pasangan Milenial", Jumat 23 Oktober 2020.

    Salah satu YouTuber dengan jumlah pelanggan terbanyak di Asia itu melanjutkan, rekening tabungan yang tidak boleh diusik itu ditujukan untuk goal jangka panjang seperti membeli rumah di masa depan. "Jadi di rekening tabungan ini, uang sisa dari pengeluaran bulanan itu dimasukkan ke sana dan tidak boleh diambil-ambil. Kalau misalnya dapat bonus dari kerjaan, bisa juga dimasukkan ke sana," kata Atta.

    "Tujuannya buat dana di masa depan seperti beli rumah atau hal-hal besar lain yang diinginkan," katanya.

    Sementara, menurut Atta, "tabungan akhirat" juga perlu dikelola untuk bersedekah kepada yang membutuhkan. "Kalau kita rajin (bersedekah), rezeki yang lain juga akan mengikuti," kata dia.

    Selain bisa mengelola pemasukan dan menabung, kekasih Aurel Hermansyah itu juga menyarankan anak muda untuk tetap produktif dan konsisten dalam berkreasi, bekerja, maupun berbisnis. Menurutnya, produktivitas dan konsistensi akan berbanding lurus dengan hasil yang akan didapatkan.

    "Kita harus produktif, konsisten, dan tekun dalam bekerja maupun berbisnis. Kalau enggak, nanti bisa enggak naik pangkat, gaji, dan sebagainya. Sama dengan bisnis, bisa bangkrut, terlilit utang. Buat anak-anak muda harus pegang itu. Jangan gampang menyerah," ujarnya menambahkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Abai Perbarui Data Pasien Covid-19

    Beberapa pemerintah daerah abai perbarui data pasien positif Covid-19. Padahal, keterbukaan data ini dijamin dalam hukum negara. Berikut detilnya.