Dijadikan Film, Jalan Cerita Ranah 3 Warna Setia dengan Novelnya

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Film Ranah 3 Warna. (Foto: MNC Pictures)

    Film Ranah 3 Warna. (Foto: MNC Pictures)

    TEMPO.CO, Jakarta - Novel populer Ranah 3 Warna karya Ahmad Fuadi diangkat ke layar lebar. Guntur Soeharjanto yang menjadi sutradara mengatakan bahwa film Ranah 3 Warna memiliki jalan cerita yang sama dengan novelnya, yaitu mengangkat kisah Alif Fikri yang merupakan pemuda asal Maninjau dalam menuntut ilmu dan mengejar cita-cita sampai ke Kanada.

    "Ini kisah tentang seseorang yang sudah berusaha sekuat tenaga, sudah Man Jadda Wa Jadda, namun belum juga berhasil. Perlu adanya kesabaran," kata Guntur Soeharjanto dalam keterangan resminya, Kamis, 17 September 2020.

    Guntur menjelaskan, cerita Alif Fikri dalam menuntut ilmu itu akan dijelaskan di versi layar lebarnya. Selain itu, dia mengatakan bahwa di dalam kisahnya ini banyak pesan yang menginspirasi bagi anak-anak muda menuntut ilmu. "Sangat related dengan kehidupan saat ini di tengah situasi pandemi," ujar Guntur Soeharjanto.

    Dalam mewujudkan cita-citanya itu, Guntur menambahkan, banyak tantangan yang dihadapi Alif hingga ia pun terus mencari solusi untuk mewujudkan impiannya. "Sabar itu tetap aktif mencari solusi. Nah, hal itu yang ingin ditunjukkan Alif Fikri, tokoh sentral dalam film ini," imbuh Guntur.Pemeran film Ranah 3 Warna foto bersama saat menghadiri afternoon talk bersama di Taman Gazebo, komplek MNC Studio, Jakarta, Kamis, 30 Juli 2020. Film ini dijadwalkan tayang pada 25 Juni 2020, namun tertunda akibat pandemi Covid19. Tempo/Nurdiansah

    Karakter Alif Fikri diperankan oleh Arbani Yasiz, aktor muda yang saat ini sedang naik daun. Bagi Arbani Yasiz, memerankan karakter yang sudah populer tentu saja merupakan sebuah tantangan.

    "Hampir setiap hari take, enggak ada jeda. Aku ada di sekitar 90 persen film. Alhamdulillah semua berjalan lancar," ujar Arbani Yasiz.

    Selain Arbani Yasiz, film Ranah 3 Warna ini juga dibintangi oleh Amanda Rawles hingga Teuku Rassya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.