Ungkap Adiknya Positif Corona, Via Vallen Dijauhi Tetangga

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Via Vallen, penyanyi dangdut. Instagram.com/@viavallen

    Via Vallen, penyanyi dangdut. Instagram.com/@viavallen

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Via Vallen mengaku keluarganya dijauhi tetangga setelah ia menceritakan bahwa adiknya positif Corona. Ia mencurahkan perasaan kesedihan dan kejengkelannya di Instagram storynya pada Kamis, 28 Mei 2020 tapi kemudian dihapusnya tak lama setelah tayang.

    "Pas aku posting soal kondisi keluargaku, beberapa tetangga ngejauh seperti melihat setan kalau anggota keluargaku lewat," tulisnya dengan gemas. Ekspresi gemas dan gusar ini ia lampiaskan dengan menulis kalimat, 'beberapa tetangga ngejauh seperti melihat setan kalau anggota keluargaku lewat,' dengan huruf kapital. 

    Ia merasa keluarganya tak pantas menerima perlakuan itu. Apalagi mereka terbukti tidak menularkan penyakit saat Ramadan. Sebab pada bulan puasa, Via Vallen dan keluarganya membagi sembako dan selalul menyediakan makanan berbuka untuk tetangga. 

    Pedangdut Via Vallen baru-baru ini mengungkap keinginannya untuk berhijrah. Selain itu, perempuan asal Jawa Timur tersebut juga berniat meninggalkan panggung musik. Via juga diketahui kerap mengunggah potret dirinya menggunakan hijab. Instagram/viavallen

    "Menjelang magrib bagi-bagi makanan buat buku tiap hari juga pasti yang ngambil  udah ketularan. Tapi buktinya kalian semua baik-baik saja," ujarnya. 

    Via juga mendengar rencana tetangganya yang hendak berdemonstrasi ke rumahnya padahal adiknya sudah melakukan karantina mandiri. "Lagian kita juga gak mau ngebahayain kalian. Jangankan kalian, di rumahku ada orang tua , gak mungkin ngebahayain kita," ujar Via Vallen. 

    Ia kembali menegaskan kondisi kesehatan adiknya sehat-sehatnya. Adiknya adalah pasien covid-19 yang tidak masuk perawatan ekstra. "Kalau kalian bingung kenapa gak di rumah sakit aja, kenapa di rumah? Yang di rumah sakit itu yang butuh dirawat, yang gejala," tuturnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    30 Kursi Pejabat BUMN dan Pemerintah Diisi Perwira Polisi

    Sebagian dar 30 perwira polisi menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah. Sebagian lainnya duduk di kursi badan usaha milik negara alias BUMN.