Isyana Sarasvati Hingga Cinta Laura Nyanyi Bareng, Galang Dana

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Isyana Sarasvati masuk dalam daftar jajaran anak muda berprestasi Forbes 30 Under 30 2020. Dalam profilnya, Isyana disebut piawai mengarang lagu-lagunya sendiri, pianis yang mahir dan tampil pada penutupan Asian Games 2018 menyanyikan lagu Asia's Who We Are. TEMPO/Nurdiansah

    Penyanyi Isyana Sarasvati masuk dalam daftar jajaran anak muda berprestasi Forbes 30 Under 30 2020. Dalam profilnya, Isyana disebut piawai mengarang lagu-lagunya sendiri, pianis yang mahir dan tampil pada penutupan Asian Games 2018 menyanyikan lagu Asia's Who We Are. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 60 tokoh mulai dari Isyana Sarasvati hingga Cinta Laura terlibat menggalang dana untuk membantu sesama di masa pandemi Covid-19. Selain kedua penyanyi itu, ada juga Titi DJ, Lea Simanjuntak, Nana Mirdad hingga Rian D'Masiv berkolaborasi menyanyikan lagu Ulurkan Tangan karya maestro musik Indonesia Erros Djarot.

    “Saya mengetuk hati semua dermawan agar mengulurkan tangan dan cintanya buat membantu semua saudara-saudara kita yang hari ini menderita dan hidup susah di masa pandemi virus Corona,” kata Erros Djarot saat melakukan jumpa pers via zoom pada Senin, 20 April 2020.

    Lagu Ulurkan Tangan merupakan sikap empati Erros Djarot sebagai seniman sejati. “Semua boleh mati, tapi kreativitas tidak boleh mati,” begitu disampaikan pencipta lagu monumental Badai Pasti Berlalu ini. Melalui lagu Ulurkan Tangan, Erros mengajak masyarakat melawan Corona dengan aktivitas, kreativitas, produktivitas dan terpenting solidaritas.

    Menurutnya, lagu Ulurkan Tangan bernada semangat karena dia tak ingin kondisi terisolasi di masa pandemi membuat banyak orang kehilangan semangat hidup dan kreativitas. Erros sendiri terus berkreasi melalui Erros Djarot Creative Corner (EDCC) yang merupakan ajang untuk mempertemukan publik dengan karya-karya, pengalaman-pengalaman, pemikiran-pemikiran, serta gairah kreatif yang terus menyala dari Erros Djarot.

    Jadi Politikus, Eros Djarot Tetap Jadi Seniman

    Lagu tersebut diciptakan Erros ketika rencananya menggelar konser live streaming concert masterpiece album karya musiknya Badai Pasti Berlalu harus tertunda gara-gara pandemi corona. Lagu ini dikemas dalam sebuah video campaign yang ditayangkan di akun sosial media miliknya.

    “Saya sendiri terharu begitu mengetahui respon dari semua tokoh yang saya ketuk hatinya agar ikut mengulurkan tangan melalui lagu ini. Saya tidak menyangka, mereka yang siap bernyanyi dari rumah masing-masing mencapai 60 tokoh. Itu belum puluhan warga masyarakat lainnya yang juga antusias. Total yang ikut bernyanyi mencapai 100 orang,” kata Erros.

    Selain penyanyi Tanah Air, berbagai kalangan dari pemerintahan, politik, akademisi dan pebisnis juga terlibat dalam proyek ini, seperti Bima Arya, Emil Dardak, Ganjar Pranowo, Hengky Kurniawan, Mahfud MD, dan Panut Mulyono. Sejumlah artis juga ikut serta seperti Tina Toon, Ririn Marinka, Roy Marten, lainnya.

    Proses pembuatan video klip Ulurkan Tangan memiliki tingkat kerumitan tersendiri karena harus menggabungkan semua video yang dikirim setiap tokoh dari rumah masing-masing, di mana kualitas gambar dan kualitas suara berbeda sesuai ponsel masing-masing.

    “Tantangannya menyatukan materi video yang di-shoot dengan ponsel sehingga kualitas jauh dari standar profesional. Sementara Erros Djarot sosok perfeksionis sehingga editor maupun music director harus bekerja keras memenuhi imajinasi kreatif Sang Maestro dengan source terbatas secara kualitas teknis,” kata CEO EDCC Wahyu Kusuma Wardhana yang akrab disapa Yuyun Wardhana.

    Bagi masyarakat yang tergerak untuk berdonasi, bisa mengirimkan dana ke rekening Kagamacare Peduli : Bank BCA nomor rekening 3051328980 a.n. Aroem Naroeni dan Bank Mandiri nomor rekening 1080015779797 a.n. Sulastama Raharja

    MARVELA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.