Ernest Prakasa Komentar Soal Alokasi Dana DKI, Diserang Netizen

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komika sekaligus Sutradara dan pemeran dalam film Cek Toko Sebelah Ernest Prakasa saat ditemui usai peluncuran Cek Toko Sebelah The Series di kawsan Kuningan, Jakarta, Selasa, 18 Desember 2018. Serial ini dibintangi oleh Ernest Prakasa, Chew Kin Wah, Dodit Mulyanto, Arafah Rianti, Dion Wiyoko, Gisella Anastasia serta Adinia Wirasti.TEMPO/Nurdiansah

    Komika sekaligus Sutradara dan pemeran dalam film Cek Toko Sebelah Ernest Prakasa saat ditemui usai peluncuran Cek Toko Sebelah The Series di kawsan Kuningan, Jakarta, Selasa, 18 Desember 2018. Serial ini dibintangi oleh Ernest Prakasa, Chew Kin Wah, Dodit Mulyanto, Arafah Rianti, Dion Wiyoko, Gisella Anastasia serta Adinia Wirasti.TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Sutradara Ernest Prakasa berkomentar mengenai alokasi dana untuk Formula E yang akan dilaksanakan di Jakarta. Dalam cuitannya, Ernest mentautkan sebuah berita dari berkomentar atas hal tersebut.

    "Yalah, rehabilitasi sekolah mana bisa buat pencitraan menuju 2024 . | Demi Formula E, Dana Alokasi Rehabilitasi Sekolah Dipotong," tulis Ernest, Rabu, 13 November 2019. Cuitan tersebut ternyata mendapatkan reaksi dari pengguna Twitter.

    Komentar Ernest soal anggaran tersebut, dikomentari lebih dari seribu cuitan. Rata-rata cuitan tersebut membantah pernyataan Ernest, ada yang menjelaskan secara baik, ada pula yang menyerukan hal-hal di luar konteks hingga membawa sara.

    Netizen menilai Ernest menyebarkan berita bohong mengenai anggaran Formula E. Mereka pun meminta Ernest untuk memberikan klarifikasi dan juga permintaan maaf, karena dinilai menyebarkan berita hoaks. Dalam banyak cuitan, Ernest kerap menyentil kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

    "Kalo hati udah dibalut benci selalu dimakan aja berita hoaks selama beritanya jelek buat @aniesbaswedan Kasian hati lu @ernestprakasa hitam dan kotor," tulis akun @NafilionsZulvan mengomentari cuitan Ernest.

    Tak berselang lama, Ernest pun kembali mengunggah berita soal Pemprov DKI yang membantah adanya potongan anggaran pendidikan untuk biaya balapan. Tentunya, unggahan tersebut diserbu lagi oleh para netizen.

    Netizen meminta Ernest memberikan pernyataan soal cuitan sebelumnya. "Maaf ya.. Anda ini jgn dulu lah belagak bahas anggaran. Terlalu jauh. Gak usahlah koar2 toleransi. Sekadar mengucap "maaf" & mengakui kesalahan (telah melakukan disinformasi) saja Anda tak mampu. Padahal itu pelajaran anak TK.," tulis akun @ris_haswa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.