Surat Ahmad Dhani dari Dalam Penjara

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik Ahmad Dhani (tengah) bersiap mengikuti sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 7 Februari 2019. Dhani ditetapkan menjadi tersangka atas dugaan pencemaran nama baik dengan mengatakan

    Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik Ahmad Dhani (tengah) bersiap mengikuti sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 7 Februari 2019. Dhani ditetapkan menjadi tersangka atas dugaan pencemaran nama baik dengan mengatakan "idiot" saat menghadiri deklarasi tagar 2019 Ganti Presiden di Surabaya dan dihadang sejumlah massa cinta NKRI. ANTARA

    TEMPO.CO, JakartaAhmad Dhani yang tengah menjalani penahanan akibat kasus ujaran kebencian, menulis surat dari dalam penjara. Dalam surat itu, Dhani mempertanyakan penahanannya, yang dia anggap tidak lazim. 

    Ahmad Dhani beranggapan dirinya tidak seharusnya ditahan karena masih dalam proses banding atas vonis 1,5 tahun penjara yang dijatuhkan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 

    "Selama 14 hari ini telah terjadi salah persepsi soal pemberitaan Ahmad Dhani di Penjara. Perlu saya luruskan kembali, Bahwa saya, Ahmad Dhani tidak di penjara karena menjalan vonis 1,5 tahun. Saya Ahmad Dhani terpenjara karena penetapan pengadilan tinggi yang menetapkan saya dipenjara 30 hari. Tolong ini digarisbawahi," demikian isi surat Ahmad Dhani, yang beredar di kalangan media, senin, 11 Februari 2019.

    Baca: Pengacara Sebut Ahmad Dhani Akan Tulis Buku dari Rumah Tahanan

    Ahmad Dhani juga mempertanyakan pemindahan dirinya dari rutan Cipinang, Jakarta Timur, ke rutan Medaeng Surabaya, Jawa Timur. "di hari yang sama keluar ketetapan baru yaitu Ahmad Dhani dipindah ke rutan hingga persidangan selesai. Menurut saya ini adalah ketetapan yang tidak lazim karena saya bukan pembunuh perampok, teroris, koruptor," tulis Ahmad Dhani.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Menang di Basis Nahdlatul Ulama di Jawa Tengah dan Timur

    Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang nota bene lumbung Nahdlatul Ulama, menjadi tempat Joko Widodo dan Ma'ruf Amin memanen suara dalam Pilpres 2019.