Selasa, 20 November 2018

Padang Kembali Gelar Festival Musik Samudera Hindia

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sumatera Barat kembali menggelar Padang Indian Ocean Music Festival (PIOMFest) 2018. TEMPO/FEBRIYANTI

    Sumatera Barat kembali menggelar Padang Indian Ocean Music Festival (PIOMFest) 2018. TEMPO/FEBRIYANTI

    TEMPO.CO, Padang - Kota Padang, Sumatera Barat kembali menggelar Padang Indian Ocean Music Festival (PIOMFest 2018). Festival musik berkelas dunia ini sudah menjadi ajang kedua yang digelar dalam rangkaian hari jadi Kota Padang ke-349 ini digelar di kawasan Sungai Batang Harau di bawah Jembatan Situ Nurbaya, Padang, 3-5 Agustus 2018.

    Baca: Prambanan Jazz 2018 Bakal Diramaikan Diana Krall dan Boyzone

    PIOMFest dikuratori Edy Utama. Acara ini akan menampilkan musikus dari tujuh negara yakni dari India, Mauritius, Jepang, Singapura, Vietnam, Peru, dan Indonesia.

    “Musikus yang akan tampil merupakan pilihan yang dapat memberikan warna tersendiri terhadap acara festival tahunan Kota Padang yang bernuansa samudra, ada Eric Triton Duo dari negara Mauritius, ada musisi Lakshman das Baul dari Kalkota, India,” kata Edy Utama, Sabtu, 21 Juli 2018.

    Sumatera Barat kembali menggelar Padang Indian Ocean Music Festival (PIOMFest) 2018. TEMPO/FEBRIYANTI

    Dari Asia Tenggara akan tampil grup musik dari Singapura, Flame of The Forest, yang akan memainkan sejumlah instrumen musik etnik. Dua musisi dari Jepang, yang tegabung dalam grup musik KURI Studio, akan menggabungkan rasa musik Jepang dan Irlandia. Seorang musisi tamu dari negara Peru, Wilmer Montoya, akan mengalunkan nada-nada sendu dari alat musik bambu Pan Pipe Flute. Edy Utama yang selama tujuh tahun pernah menjadi kurator Sawahlunto Internasional Music Festival (SIMFes), juga akan mengusung empat kelompok musik dari Indonesia.

    Dari pantai barat Sumatera akan tampil grup musik Dol Mayangsari dari Kota Bengkulu, Darak Badarak dari Pariaman, Pentas Sakral dari Padang dan Sawahlunto New Ensamble dari Kota Sawahlunto. Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Medi Iswandi mengatakan Piomfest merupakan event musik etnik yg banyak diminati oleh wisatawan mancanegara. “Kita berharap event ini bisa menjadi salah satu daya tarik utk wisatawan datang ke Kota Padang, targetnya tidak hanya wisatawan mancanegara, tetapi juga wisatawan nusantara yg ingin menyaksikan suguhan musik berkualitas,” kata Medi Iswandi.

    Festival musik ini dilaksanakan di bawah Jembatan Siti Nurbaya, Jalan Batang Harau Padang, mulai dari pukul 20.00-23.00 setiap malam dari tanggal 3 Agustus sampai 5 Agustus. Festival terbuka untuk umum dan tidak dipungut bayaran.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.