Demi Lagu Asian Games 2018, Rian D'Masiv Tunda Liburan ke Jepang

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rian DMasiv. TABLOIDBINTANG.COM

    Rian DMasiv. TABLOIDBINTANG.COM

    TEMPO.CO, Jakarta - Rian D'Masiv diberi kepercayaan untuk membuat lagu yang masuk ke dalam official album Asian Games 2018. Ada dua lagu yang diciptakannya, yaitu lagu bertajuk Bright As The Sun, dinyanyikan D'Masiv, dan Menaklukan Dunia yang dibawakan Once Mekel featuring Shakira Jasmine.

    Baca: Momo Geisha Tinggalkan Grup Bandnya, Ini Penjelasan Rian D'Masiv

    Rian mengaku dihubungi untuk membuat lagu untuk Asian Games di momen-momen terakhir sebelum countdown. Saat itu Rian hendak liburan bersama anak dan istrinya ke Jepang.

    "Tiba-tiba aku ditelepon untuk buat lagu. Aku langsung bilang iya karena ini bagian tugas negara ya. Waktu itu padahal aku sudah mempersiapkan liburan keluarga, mau enggak mau aku pending liburan dan akhirnya merelakan istri dan anak untuk pergi duluan," ungkap Rian DMasiv di bilangan Senayan, Jakarta, Jumat, 13 Juli 2018.Grup band DMasiv. instagram.com

    Setelah aku melaksanakan tugas negara, aku menyusul mereka. Aku cuma dua hari di negara itu (Jepang). Tapi enggak apa-apa yang penting aku bisa berkontribusi untuk negara bisa bikin lagu," ujarnya.

    Rian D'Masiv berharap lagu ciptaannya bisa dihayati oleh para atlet sehingga mereka memberikan yang terbaik buat bangsa Indonesia.

    "Sebenarnya pesan di situ adalah kayak walaupun berbeda, bukan alasan kita untuk tidak saling menolong. Aku ada lirik seperti itu. Mudah-mudahan sih energinya bisa sampai ke atlet karena kita tahu misalkan sepak bola itu kan ada yang dari Papua, ada yang dari Jawa, Sumatera, Sulawesi. Itu dia nyatu buat Indonesia," tutur Rian D'Masiv.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.