Jumat, 20 April 2018

Bali Blues Festival 2018 Segera Digelar, Promosi sampai Australia

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bali Blues Brothers, grup yang dibentuk untuk mempromosikan Bali Blues Festival 2018 saat tampil di Jumpa Pers, Minggu, 8 April 2018 (TEMPO/Rofiqi Hasan)

    Bali Blues Brothers, grup yang dibentuk untuk mempromosikan Bali Blues Festival 2018 saat tampil di Jumpa Pers, Minggu, 8 April 2018 (TEMPO/Rofiqi Hasan)

    TEMPO.CO, Denpasar -Acara musik tahunan Bali Bues Festival (BBF) akan kembali digelar untuk keempat kalinya di Peninsula, Nusa Dua, Bali, pada 11-2 Mei 2018. Terkait dengan kegiatan ini, panitia telah mempromosikannya di Byron Bay Bluesfest Australia 2018, salah-satu festival blues terbesar di dunia.

    Baca: Ismaya Live & IVG Luncurkan On Off Festival, Bukan Cuma Musik

    "Festival itu sudah berlangsung 29 kali selama 5 hari dan tahun ini dihadiri oleh 92 ribu orang," kata Agung Bagus Mantra dari Pregina Art and Showbis yang menjadi penyelenggara BBF, Minggu, 8 April 2018.

    Sejumlah musisi dunia yang tampil di acara yang berlangsung pada 29 Maret hingga 2 April 2018 itu antara lain Lionel Richie, Jimmy Cliff, Seal, dan The Wailers Band.

    Adapun promosi dilakukan dengan membuka stan khusus di arena festival serta mengirimkan satu grup band blues, yakni Bali Blues Brothers. Band kolaborasi ini digawangi Sandi Lazuardi (Saxophone), Krisna Darmawan (gitar), Gde Kurniawan (bassist), Bobi Dinar (vokalis), Gus Basistha (gitar ) dan Bagus Mantra (drum).

    Mereka diberi kesempatan dua kali tampil, masing-masing selama 60 menit dengan memainkan karya-karya originalnya. Beberapa diantaranya dipadukan dengan balutan ritmik musik tradisional Bali. "Banyak penonton yang terkejut karena selama ini menganggap yang hidup di Bali hanya seni tradisional saja," kata Gus Mantra. Penonton menyaksikan penampilan Gugun Blues Shelter dalam "Jakarta Blues Festival 2014" di Hall Basket Senayan, Jakarta, 29 November 2014. ANTARA/Fanny Octavianus

    Dengan adanya promosi di Australia itu diharapkan tahun ini BBF akan lebih banyak mendapat kunjungan. Setidaknya mencapai  target 5.000 orang.

    Pihak Indonesian Tourism Development Centre (ITDC) sebagai pendukung utama acara ini menambahkan, tahun ini Garuda Indonesia akan bekerja sama dengan mencantumkan kegiatan ini dalam tiket mereka. "Kompensasinya, penumpang Garuda dapat secara gratis ke lokasi festival," kata Gung Ratna, Event Manager ITDC.

    Fasilitas gratis juga diberikan untuk para turis yang menginap di kawasan ITDC Nusa Dua. Adapun bagi pengunjung biasa dapat menikmati dengan membayar tiket seharga Rp 150 ribu.

    Selain promosi ke Australia, panitia juga akan menggelar sejumlah acara bertajuk "Road to BBF" antara lain di Buleleng Nortcross Bali Community, Hard Rock Cafe Bali, TVRI Denpasar dan ISI Denpasar.

    Sejumlah musikus dan band yang akan tampil di BBF antara lain Gugun Blues Shelter, Ginda Bestari, Sound of Mine, Rama Satria, Crazy Horse with Bali Floyd Format, Bali Guitar Club, Dikta Wicaksono & Jakarta Blues Factory.

    Musikus dari luar negeri yang sudah terdaftar di Bali Blues Festival antara lain Malaysian Brother dan Fernando Noronha dari Brazil. "Tahun ini akan ada dua panggung utama, jadi akan ada lebih banyak kesempatan untuk menampilkan band," kata Bagus Mantra.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Bandara Kertajati Siap Sambut Musim Mudik

    Tahap pertama pembangunan Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, nyaris rampung. Bandara internasional tersebut ditargetkan siap sambut pemudik.