Rabu, 19 September 2018

Padi Reborn, Single Kau Malaikatku Obati Kerinduan Penggemar

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grup band Padi di konser Padi Reborn. TABLOIDBINTANG.COM

    Grup band Padi di konser Padi Reborn. TABLOIDBINTANG.COM

    TEMPO.CO, Jakarta -Setelah tujuh tahun tidak mewarnai industri musik Indonesia, grup musik Padi hadir dengan single baru berjudul Kau Malaikatku yang pertama kali dibawakan saat konser Padi Reborn, Jumat pekan lalu. Menurut Fadly, lagu tersebut dipersembahkan untuk keluarga, sahabat dan semua penggemar yang setia mendukung dan mendoakan Padi. “Terutama di masa sulit kami,” ujar Fadly saat dihubungi Tempo, Senin, 13 November 2017.

    Baca: Konser Padi Reborn Bikin Fadly Nyaris Menangis

    Fadly mengatakan lagu tersebut sudah ditulis sebelum Padi vakum pada  2010 lalu. “Hanya diubah beberapa bagian liriknya,” ujarnya.

    Menurut pria dengan nama lengkap Andi Fadly Arifuddin itu, proses rekaman Kau Malaikatku dilakukan pada awal Oktober 2017 lalu. Padi, kata Fadly, sudah merencanakan untuk membuat klip video dari lagu tersebut. “Tapi belum didiskusikan lebih lanjut.”Padi Reborn. ISTIMEWA

    Walaupun sudah tujuh tahun vakum, Fadly mengatakan tidak ada perubahan warna musik yang drastis dari Padi. “Selama ini album pertama sampai album ke-5 Padi digarap berdasarkan musik yang mempengaruhi setiap personil dan digabungkan menjadi musik Padi,” katanya.

    Usai konser Padi Reborn, Fadly mengatakan Padi akan menjalankan mini tour di empat kota pada akhir 2017 ini, yakni Palembang, Bandung, Yogyakarta, dan Makassar. Tahun depan, Padi sudah menyiapkan rangkaian konser  di Jakarta, Surabaya dan beberapa kota lainnya. "Semoga perjalanan tur ke banyak kota ini bisa mendatangkan banyak inspirasi lagu baru untuk Padi,” katanya.

    AMMY HETHARIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    TGB Muhammad Zainul Majdi dan Divestasi Tambang Emas Newmont

    KPK mengusut aliran dana ke rekening TGB Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dana itu diduga berkaitan dengan Newmont Nusa Tenggara.