Kisah Dibalik Potongan Rambut Bambang Gentolet yang Unik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bambang Gentolet. TVRI

    Bambang Gentolet. TVRI

    TEMPO.CO, Jakarta -Almarhum Bambang Gentolet akan selalu dikenang, salah satunya, karena model rambutnya yang khas, cepak tapi berjambul. Tentu saja selain itu juga karena celetukan-celetukannya yang jenaka. Atau ekspresi seriusnya tapi terlihat lucu.

    Baca juga: Jejak Karir Bambang Gentolet Sang Sesepuh Srimulat

    Kenapa Bambang Gentolet memilih potongan rambut seperti itu? Di berbagai kesempatan Bambang berkelakar gaya rambutnya itu adalah potongan rambut milik para prajurit KKO (Marinir). Sebelum masuk Sri Mulat, Bambang pernah mendaftar untuk menjadi mariner, namun tidak diterima.

    Jadi, Bambang Gentolet itu memiliah gaya rambut demikian, mungkin sebagai penawar atas kegagalannya masuk menjadi anggota marinir yang sudah ia cita-citakan sejak kecil. Tapi, apapun, itulah salah satu yang menghantarkannya pada kesuksesan sebagai pelawak.

    Ciri khas gaya rambutnya itu kini ditiru oleh Sutoyo, salah seorang komedian di Surabaya. Sutoyo juga anggota Srimulat dengan nama panggung Hunter Parabola. Bedanya, Sutoyo, benar-benar prajurit TNI Angkatan Laut yang kini telah pensiun.

    Sutoyo menjelaskan, gaya rambutnya yang meniru Bambang Gentolet itu adalah ciri khas untuk penguatan karakter di atas panggung. "Di era Srimulat hal itu memang ditekankan. Setiap seniman harus punya karakter untuk menguatkan lawakannya. Dan saya pilih gaya rambut seperti Bambang Gentolet," ujar dia.

    Baca juga: Cerita Saat-saat Terakhir Bambang Gentolet, Sang Sesepuh Srimulat

    Dengan Sutoyo-lah, selama enam bulan terkahir Bambang Gentolet kerap manggung di kawasan Jawa Timur. Sutoyo mengatakan duet pelawak dengan karakter rambut serupa itu berbuah manis. Mereka kebanjiran order diundang untuk menghibur di berbagai hajatan. "Terakhir tampil bareng baru kemarin bersama Cak Gentolet," kata dia, Jumat.

    Kini Bambang Gentolet yang memiliki nama asli Kasbiyanto ini telah tiada. Ia meninggal dunia Kamis malam, 27/4, dalam usia 76 tahun, di tengah perjalanan menuju Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada dari kediamannya di Tandes, Surabaya.  

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.