Kamis, 26 April 2018

Inilah Blogger yang Kemudian Menulis 5 Buku Resep Masakan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi memasak. foobot.oi

    Ilustrasi memasak. foobot.oi

    TEMPO.CO, Jakarta - Endang Indriani adalah penulis blog resep masakan yang kemudian berhasil menerbitkan 5 buah buku di bidang yang sama. Tengtok saja blog  Just Try & Taste (www.justtryandtaste.com). Di situ banyak terdapat resep kue mulai dari resep kue rumahan hingga resep kue Barat.

    Endang Indriani mengaku awalnya ia tak memiliki keahlian dalam mengolah kue. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, ia menyadari manusia harus berkembang dan akhirnya Endang memutuskan belajar memasak kue. 

    Endang kerap kali menghadapi kesulitan dalam bidang ini, karena membutuhkan ketelitian, ketepatan, dan alat-alat yang sesuai. “Saya mulanya sering gagal dalam membuat kue. Perlu feeling yang kuat, karena tidak seperti memasak biasa,” kata Endang.

    Ia kemudian mengambil kelas memasak kue, namun hanya datang dua kali, karena tidak sesuai ekspektasinya. “Seharusnya dalam kelas memasak kue, tak hanya diajarkan tentang membaca resep dan memasak kue, tetapi juga tentang reaksi bahan-bahan kue. Maksudnya, ketika takaran bahan kue dikurangi atau sebaliknya, maka kita tahu risikonya,” kata Endang.

    Alhasil ia memutuskan untuk belajar memasak kue secara autodidak. Tidak sia-sia, dua resep Endang yang paling banyak dibaca orang adalah resep kue nastar dan resep cake pisang. Endang pun kini telah menguasai berbagai resep. Resep-resepnya tak hanya ia tuangkan ke dalam blognya, tetapi juga ia susun ke dalam buku. Total sudah ada 5 buku resep yang dihasilkannya: Home Cooking (50 resep), Masakan Rumahan: Tumis, Kuah, Goreng (30 Resep), 90 Masakan Rumahan untuk Sebulan (90 resep), Homemade Baking (38 resep), dan Homemade Cooking (50 resep). *

    Tabloidbintang.com


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Akan Melarang Bekas Koruptor Jadi Caleg Pemilu 2019

    Di Maret 2018, Komisi Pemilihan Umum berencana menambahkan larangan bekas koruptor menjadi anggota legislatif dalam Peraturan KPU untuk Pemilu 2019.