Harga BBM Naik, Tukang Sayur Jadi Tempat Curhat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raja dangdut Rhoma Irama (kanan) berduet dengan pedangdut Rita Sugiarto (kiri) di acara halal bihalal Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) dan Open House di Studio Soneta Group di Jalan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat, 9 Agustus 2014. TEMPO/Ilham Tirta

    Raja dangdut Rhoma Irama (kanan) berduet dengan pedangdut Rita Sugiarto (kiri) di acara halal bihalal Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) dan Open House di Studio Soneta Group di Jalan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat, 9 Agustus 2014. TEMPO/Ilham Tirta

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai ibu rumah tangga, penyanyi dangdut Rita Sugiarto bisa merasakan dampak kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi yang diumumkan pada Senin malam, 17 November 2014. Kepada Tempo, Selasa, 18 November 2014, mantan pasangan duet Rhoma Irama ini mengatakan kenaikan harga BBM dipastikan berimbas pada masyarakat kecil. (Baca: Harga BBM Naik, JK Hubungi Ical dan SBY)

    "Tukang sayur langganan saya diprotes para ibu yang belanja. Mereka mengeluh harga cabai, sayuran, dan bumbu dapur melambung. Ini bagian yang menyedihkan," ujar Rita. "Mereka pasti kaget karena harga naik semua."

    Namun demikian, Rita menilai kenaikan harga BBM merupakan keputusan yang sudah diperhitungkan dengan baik. Rita berharap kenaikan ini diiringi penyesuaian bagi masyarakat atau rakyat kecil. (Baca: Rita: Olga dari Dulu Ceplas-ceplos)

    Pelantun lagu Pacar Dunia Akhirat ini juga mengharapkan kenaikan harga BBM tidak memicu situasi genting. "Saya paham rakyat pasti kaget dan bersedih, tapi saya yakin pemerintah sudah dengan baik dan matang memikirkan kenaikan harga BBM. Semoga semuanya berjalan baik," tuturnya. (Baca: Rita Sugiarto: Aura Bintangnya Olga Terlihat)

    HADRIANI P.

    Terpopuler
    Artis FTV Ditangkap, BNN: Tidak Ada Inisial DR 
    Ira Koesno Jadi Panelis Acara Indonesia Cerdas
    Pasar Seni ITB, Ahad Ini Bandung Bakal Macet 
    Solange Knowles, Adik Beyonce Menikah 
    Pasar Seni ITB Bakal Hasilkan 28 Ton Sampah


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.