Ingin Presiden Tegas, Charly Dukung Prabowo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vokalis grup band Setia Band  Charly Van Houten (kanan) dan gitaris Setia band Pepeng. ANTARA/Teresia May

    Vokalis grup band Setia Band Charly Van Houten (kanan) dan gitaris Setia band Pepeng. ANTARA/Teresia May

    TEMPO.CO, Kediri - Vokalis grup musik Setia Band, Charly van Houten, menyatakan mendukung calon presiden Prabowo Subianto. Dia juga mengaku menerima bayaran dua kali lipat sebagai pengisi acara kampanye capres tersebut.

    Ditemui sebelum manggung di pentas ulang tahun PT Gudang Garam Tbk, Rabu sore, 25 Juni 2014, Charly mengaku lebih menyukai sosok Prabowo dibanding Joko Widodo sebagai presiden. Menurut pelantun lagu Saat Terakhir ini, bangsa Indonesia membutuhkan karakter kepemimpinan yang tegas. "Saya dukung nomor satu," katanya tersenyum. (Baca: Charly Van Houten Gugur di Pemilihan Bupati Garut)

    Meski mendukung Prabowo, bekas vokalis ST 12 ini mengaku tak pernah mengkampanyekan Prabowo setiap kali manggung. Dia berusaha bersikap profesional dan membedakan urusan politik dengan hiburan. Namun dia mengakui bahwa momentum pemilu legislatif dan pemilu presiden telah menjadi lahan basah bagi kelompoknya. Sebab, honor yang diterimanya bisa dua kali lipat lebih banyak daripada honor biasa.

    Charly juga berusaha tidak terbawa situasi permusuhan dengan sesama artis dan musikus yang punya pilihan berbeda. Meski masing-masing memiliki pilihan berbeda, hubungan pertemanan di luar panggung tak terpengaruh. "Kita juga sudah biasa berbeda," katanya. (Baca juga: Ahmad Dhani Ubah Lagu Queen untuk Prabowo)

    HARI TRI WASONO

    Berita Terpopuler:
    Gitaris Queen Nyatakan Lagu Prabowo Tak Berizin
    Soal Seragam Nazi, Dhani Balik Kecam Pengkritik
    Cemburu, Suami Bunuh Teman Lelaki Istrinya 
    Soal Taman BMW, Ahok: Roy Suryo Baca Koran Enggak?
    Rapor APBD Merah, Ahok Sindir Audit Masa Foke  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.