Iklan Ramayana Viral, Dimas Djayadiningrat Ceritakan Prosesnya

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengunjung melihat dan memilih pakaian di salah satu toko yang menggelar diskon besar di Ramayana, Pasar Baru, Jakarta. Dok.TEMPO/Dasril Roszandi

    Sejumlah pengunjung melihat dan memilih pakaian di salah satu toko yang menggelar diskon besar di Ramayana, Pasar Baru, Jakarta. Dok.TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ramadan tahun ini dihebohkan dengan sejumlah iklan viral, salah satunya iklan Ramayana yang digarap sutradara Dimas Djayadiningrat.

    Baca: Belum Rampung, Benyamin Biang Kerok Beruntung Tak Tayang Lebaran

    Iklan itu menampilkan grup musik kasidah, yang mengingatkan publik pada band kasidah legendaris, Nasidariyah. Iklan Ramayana menjadi viral sampai dibahas di akun gosip @Lambe_Turah dan dihujani ribuan komentar. "Saya senang," ujar Dimas.

    Dimas bercerita ide kasidah itu sudah ada sejak awal, tapi dengan cerita awal yang berbeda. "Cerita awalnya, ada pasangan mau mudik. Lalu cerita diubah menjadi keluarga yang mau mudik," katanya.

    Saat Dimas dilibatkan untuk menggarap iklan itu, ide tersebut belum terlalu matang sehingga masih bisa diubah. "Saya berpendapat, yang mudik satu orang saja, yakni cowok. Maka di iklan ada cowok mudik ke kampung halaman menemui ibunya," ucap Dimas kepada Tabloidbintang.com di Jakarta, pekan lalu.

    Dimas Djayadiningrat. Tabloidbintang.com

    Iklan ini kemudian mendapat pujian dari berbagai pihak. Dimas menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang menyukai karyanya. Ia mengingatkan bahwa iklan yang kini viral itu melewati proses kreatif yang panjang. Lirik lagunya pun mengalami beberapa kali revisi.

    "Lagunya semula slow dengan lirik seputar sepatu dan baju yang mau dibawa mudik. Lalu saya ubah liriknya. Kasidah identik dengan lirik petuah dan mengajak orang mawas diri. Maka muncul lirik soal kerja lembur bagai kuda dan seterusnya. Butuh seminggu untuk mencari ide, kemudian kami meeting praproduksi," tutur Dimas Djayadiningrat menceritakan proses pembuatan iklan Ramayana tersebut.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.