Dua arsitek Jepang Meraih Pritzker Prize

Reporter

Editor

Senin, 29 Maret 2010 19:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - Kazuyo Sejima dan Ryue Nishizawa menang karena menggunakan bahan bangunan sehari-hari untuk menciptakan struktur yang sangat ringan, halus, dan mengalir seperti impian di ruang angkasa.


Sejima and Nishizawa, yang merupakan mitra dalam perusahaan Sanaa, mengatakan mereka tak bekerja dalam tradisi arsitektur Jepang. Namun keduanya mengakui mendapat pengaruh karakter bangunan Jepang, dengan ciri metode konstruksi yang cermat, bahan bangunan yang ringan serta serapan batas-batas ruang luar dan dalam.


"Jika Anda melihat kuil Jepang yang terbuat dari kayu, maka Anda akan bisa melihat bagaimana arstektur dibuat," kata Nishizawa.


Advertising
Advertising

Menurut Nishizawa, artsitektur Jepang memiliki konstruksi yang jelas dan transparan serta amat sederhana. “Saya rasa itulah salah satu hal besar yang mempengaruhi kami,” ujarnya menambahkan.


Beberapa proyek mereka, yang disebut oleh dewan juri Pritzker, antara lain, gedung Christian Dior di pusat perbelanjaan Omotesando di Tokyo, Jepang, dan Paviliun Kaca di Museum Seni di Toledo, Spanyol.


Selain itu karya Sejima dan Nishizawa, yang juga disebut dewan juri, adalah bangunan Institut Teknologi Federal Swiss dan Pusat Pendidikan Rolex yang baru.Pusat pendidikan Rolex itu terdiri dari bangunan satu lantai dengan struktur kaca di lokasi empat hektar dan lobang di beberapa tempat untuk memungkinkan sinar masuk ke dalam.


Rencananya, upacara penyerahan Pritzker Prize akan dilangsungkan di New York, Amerika Serikat, pada Mei 2010.



Nurdin Kalim/BBC

Berita terkait

Mengenang Harry Roesli dan Jejak Pengaruhnya di Budaya Musik Kontemporer

11 Desember 2023

Mengenang Harry Roesli dan Jejak Pengaruhnya di Budaya Musik Kontemporer

Pada 11 Desember 2004, musisi Harry Roesli tutup usia. Ia merupakan seorang pemain musik yang dijuluki Si Bengal dan pencipta lagu yang produktif.

Baca Selengkapnya

Asyiknya Merakit Gundam Plastik

22 Oktober 2023

Asyiknya Merakit Gundam Plastik

Berawal dari anime serial Gundam, banyak orang tertarik merakit model kit karakter robot tersebut.

Baca Selengkapnya

Khadir Supartini Gelar Pameran Tunggal "Behind The Eye"

30 Juni 2023

Khadir Supartini Gelar Pameran Tunggal "Behind The Eye"

Pameran seni kontemporer ini dibuka untuk umum tanpa reservasi dan tidak diperlukan biaya masuk.

Baca Selengkapnya

Kritik Dogma Seni Kontemporer, Zazu Gelar Pameran Tunggal di Orbital Dago

28 Agustus 2021

Kritik Dogma Seni Kontemporer, Zazu Gelar Pameran Tunggal di Orbital Dago

Zahra Zubaidah tidak menyangka, sekolah seni ternama itu terbatas hanya mengandalkan seni kontemporer.

Baca Selengkapnya

Artjog MMXXI Digelar, Terapkan Konsep Pameran Luring dan Daring

8 Juli 2021

Artjog MMXXI Digelar, Terapkan Konsep Pameran Luring dan Daring

Menparekraf Sandiaga Uno mengapresiasi penyelenggaraan Artjog sebagai ruang yang mempertemukan karya seni para seniman dengan publik secara luas.

Baca Selengkapnya

Pertunjukan Daring: Gamelan, Bondres Bali, dan Nasib Pertunjukan Seni Tradisi

20 Februari 2021

Pertunjukan Daring: Gamelan, Bondres Bali, dan Nasib Pertunjukan Seni Tradisi

Omah Wulangreh menggelar pertunjukan seni dan budaya Pusaka Kita. Menampilkan musik gamelan Tari Legong Semaradana.

Baca Selengkapnya

Sutradara Riri Riza Juga Bisa Bikin Seni Instalasi, Ada di Artjog

28 Juli 2019

Sutradara Riri Riza Juga Bisa Bikin Seni Instalasi, Ada di Artjog

Seni instalasi karya Riri Riza bersama seniman lainnya berjudul Humba Dreams (un) Exposed ditampilkan di Artjog 2019 di Yogyakarta.

Baca Selengkapnya

Sri Mulyani Buka Artjog 2019, Bicara Populasi dan Toleransi

26 Juli 2019

Sri Mulyani Buka Artjog 2019, Bicara Populasi dan Toleransi

Menteri Keuangan Sri Mulyani membuka Artjog 2019 dan berbicara di panggung selama 10 menit tanpa teks.

Baca Selengkapnya

Fakta Cooke Maroney, Art Dealer Tunangan Jennifer Lawrence

7 Februari 2019

Fakta Cooke Maroney, Art Dealer Tunangan Jennifer Lawrence

Tunangan Jennifer Lawrence, Cooke Maroney, adalah seorang art dealer seni kontemporer. Ia pernah bekerja dengan beberapa tokoh seni Amerika.

Baca Selengkapnya

Nuit Blanche Taiwan 2018, Museum Tanpa Dinding

7 Oktober 2018

Nuit Blanche Taiwan 2018, Museum Tanpa Dinding

Sejak Sabtu malam hingga pagi hari, pengunjung Nuit Blanche dapat menikmati 70 pertunjukan dan 43 instalasi seni yang tersebar di kota Taipei, Taiwan.

Baca Selengkapnya