Selasa, 22 Agustus 2017

Pianis Gerald Clayton Hibur Penonton Ubud Village Jazz Festival

Minggu, 13 Agustus 2017 | 14:04 WIB
Pianis Gerald Clayton saat tampil di Ubud Village Jazz Festival, di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Sabtu, 12 Agustus 2017. Tempo/Bram Setiawan

Pianis Gerald Clayton saat tampil di Ubud Village Jazz Festival, di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Sabtu, 12 Agustus 2017. Tempo/Bram Setiawan.

TEMPO.CO, Ubud -Suara tepuk tangan ratusan penonton bersahutan mengiringi bunyi nada-nada dari piano yang dimainkan Gerald Clayton. Kemahiran pianis jazz kaliber internasional itu seolah-olah menyihir para penonton Ubud Village Jazz Festival, di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Sabtu, 12 Agustus 2017.

Baca: Julian Banks Jadi Pembuka Ubud Village Jazz Festival 2017

"Saya senang di sini, tempat yang indah," katanya menyapa penonton sela pergantian lagu. Penampilan Gerald Clayton di panggung Giri membuat para penonton terhanyut dalam nada-nada jazz.

Sebelum ke Bali, ia sering mendengar bahwa Bali terkenal banyak pantai yang memiliki ombak bagus untuk berselancar. Di Ubud Village Jazz Festival, kali pertama bagi Gerald Clayton bisa menikmati suasana Bali dan Indonesia pada umumnya.

Gerald Clayton termasuk salah satu musikus jazz muda berbakat di kancah internasional. Menurut dia mempelajari musik adalah salah satu cara mengembangkan diri menghubungkan dengan setiap lagu yang didengarkan."Lakukan sebanyak mungkin. Berpikirlah terbuka dan mendengar," tuturnya.

Ubud Village Jazz Festival berlangsung selama dua hari, pada 11-12 Agustus. Penampilan Gerald Clayton sangat dinantikan para pecinta musik jazz. Gerald Clayton telah empat kali dinominasikan sebagai peraih Grammy Award 2010 untuk Best Improvised Jazz Solo atas karya aransemen Cole Porter, All of You.


Di akhir acara, Glen Buschmann Jazz Academy Big Band kembali menghibur penonton. Grup musik asal Jerman itu dua kali tampil selama Ubud Village Jazz Festival 2017.

BRAM SETIAWAN


Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?