Selasa, 22 Agustus 2017

Kado Tya Subiakto untuk Hari Kemerdekaan Indonesia

Kamis, 10 Agustus 2017 | 17:22 WIB
Musisi Tya Subiakto berkolaborasi dengan Sujiwo Tejo pada konser Maha Cinta Rahwana di Graha Bhakti Budaya, TIM, Jakarta (30/8). Konser ini jugs dimeriahkan oleh Butet Kertaredjasa, Glen Fredly, Syaharani, Anji dan Pesinden Sruti Respati. TEMPO/Nurdiansah

Musisi Tya Subiakto berkolaborasi dengan Sujiwo Tejo pada konser Maha Cinta Rahwana di Graha Bhakti Budaya, TIM, Jakarta (30/8). Konser ini jugs dimeriahkan oleh Butet Kertaredjasa, Glen Fredly, Syaharani, Anji dan Pesinden Sruti Respati. TEMPO/Nurdiansah.

TEMPO.CO, Jakarta - Nama Indonesia kembali harum setelah sejumlah pekerja perfilman mencatat prestasi di ajang Festival Film Asia Pasifik 2017 yang dilangsungkan di Phnom Penh, Kamboja, beberapa hari yang lalu. Salah satunya adalah penata musik Tya Subiakto yang berhasil menyandang gelar Penata Musik Terbaik di Festival Fim Asia Pasific ke-57 tersebut.

Saat ditemui di MD Place beberapa hari yang lalu, Tya Subiakto mengatakan piala ini adalah kado spesial untuk hari ulang tahun Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.

"Alhamdulillah berkat kerja keras selama ini Allah memberikan hadiah. (Piala) ini juga saya persembahkan untuk Indonesia yang akan berulang tahun sebentar lagi," katanya, Selasa, 8 Agustus 2017.

Tya mengatakan dirinya baru pertama kali ini mendapat penghargaan di ajang internasional. "Sebelumnya saya pernah menjadi nominasi di festival film di Macau tahun 2012-an," tutur Tya.

Penghargaan ini tak ayal membuatnya merasa bangga. "Terus terang saya masih shock plus bahagia," ungkap penata musik film Ayat Ayat Cinta tersebut.


Baginya, penghargaan ini bukanlah akhir dari perjuangannya melainkan awal perjuangannya. "Selain saya belajar lagi bagaimana music scoring, saya juga belajar untuk tidak sombong. Kerja lebih keras lagi," ungkap Tya.

DINI TEJA


Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?