Adegan Game of Thrones Season 7 Bocor, Pemain Marah

Senin, 17 Juli 2017 | 15:07 WIB
Adegan Game of Thrones Season 7 Bocor, Pemain Marah
Adegan di serial game of Thrones season 7. HBO

TEMPO.CO, Jakarta -Episode pertama Game of Thrones Season 7 baru saja ditayangkan. Namun sayangnya, ada beberapa situs yang sengaja membocorkan adegan-adegan Game of Thrones melalui foto-foto adegan jepretan paparazzi. Para pemain pun mengungkapkan kemarahannya.

Baca: Muncul di Game of Thrones, Aksi Ed Sheeran Jadi Lelucon Netizen

"Aku sangat marah, kami semua marah," ucap pemeran Jon Snow, Kit Harington, seperti  dilansir Entertainment Weekly.

Dalam proses produksinya, produser Game of Thrones memang selalu menyajikan elemen kejutan untuk para penggemarnya. Namun sayangnya, beberapa situs membuat sinopsis beberapa episode ke depannya.

Pemeran Littlefinger, Aidan Gillan juga merasa sangat kecewa karena bocornya cerita. "Aku tak pernah menceritakan adegan pada siapapun, bahkan pada keluarga tedekatku sendiri. Aku menjaganya (cerita agar tak bocor) dengan sangat serius," kata dia.

Sementara itu pemeran Varys, Conlith Hill mengungkapkan spoiler yang ditulis beberapa situs tersebut tidaklah akurat. "Semuanya keliru. Mereka mengambil foto di antara pemain yang sedang di-shoot dan mereka bilang mereka ada di scene yang sama," katanya.

Untuk menjaga kerahasiaan adegan, produser enggan memberi komentar. Namun ia lebin memperketat keamanan di area syuting.

Namun tak semua pemain Game of Thrones mengkritisi para paparrazi. Aktris Gwendolyn Christie menyarankan agar fans tidak memaca atau melihat spoiler dan mengatakan dirinya suka akan elemen kejutan dalam sebuah cerita.

"Ada hal yang berkesan ketika kita menerima sesuatu yang tak pernah kita bayangkan. Kurasa pemain kita tak tahu apa yang akan terjadi dalam film ataupun TV serial favoritmu, maka itu semakin baik. Tapi, aku mengerti kalau semua orang sangat bersemangat," ujar pemeran Brienne of Tarth di serial Game of Thrones ini.

ENTERTAINMENT WEEKLY | DINI TEJA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan