Harry Styles dan Pangeran Harry Ramaikan Premier Film Dunkirk

Sabtu, 15 Juli 2017 | 01:13 WIB
Harry Styles dan Pangeran Harry Ramaikan Premier Film Dunkirk
Harry Styles berakting di film Dunkirk. DAILYMAIL

TEMPO.CO, London - Duo Harry, satunya bintang pop Harry Styles dan satu lagi Pangeran Harry, anggota kerajaan Inggris tampil di karpet merah premier film terbaru Christopher Nolan, Dunkirk.

Epik tentang Perang Dunia II tersebut adalah film debut akting bintang One Direction Harry Styles, yang baru saja bergabung menemani Pangeran Harry Kamis malam, 13 Juli 107, di London untuk menonton film sutradara Nolan yang sangat dinantikan itu.

Baca juga:
Sutradara Christopher Nolan Puji Akting Harry Styles di Dunkirk

Styles mendapat pujian dari para penggemarnya, namun bisa saja ini adalah premier film satu-satunya. Sambil bertingkah malu-malu dia menjelaskan apakah dia akan mencari lebih banyak peran dalam film.

"Saya tidak tahu, saya sangat menikmati ini, ini mungkin hal satu-satunya yang saya yakin akan melakukan hal ini kembali," ujarnya.

Baca pula:
Demi Dunkirk Harry Styles Rela Rambutnya Dipangkas Pendek

Film tersebut merupakan yang terbaru dari sutradara "Inception" Nolan, yang mendapat kesuksesan box office dengan film blockbuster yang tidak biasa.

Kolaborator reguler Nolan, Tom Hardy dan Cillian Murphy membintangi film tersebut bersama Kenneth Brannagh dan Mark Rylanc. Film tersebut mengisahkan Operasi Dynamo, dimana sekitar 338.000 orang pasukan sekutu diselamatkan antara 27 Mei-3Juni 1940 oleh kapal perang dan armada kapal pesiar dan kapal kecil lainnya.

Brannagh mengungkapkan bahwa dia memiliki kesan baik saat bekerjasama dengan aktor pendatang baru Harry Styles. "Sangat bagus. Dia tampil dengan jujur dan rendah hati, juga seorang pekerja keras. Dia melakukan pekerjaannya dengan baik," ujarnya. Dunkirk dapat disaksikan di bioskop pada 21 Juli 2017.

ANTARA   I   S. DIAN ANDRYANTO

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan