Aliff Alli Tak Peduli Lagi dengan Yang Dilakukan Nora Alexandra  

Jum'at, 14 Juli 2017 | 07:14 WIB
Aliff Alli Tak Peduli Lagi dengan Yang Dilakukan Nora Alexandra  
Nora Alexandra. instagram.com

TEMPO.CO, Jakarta -Aliff Alli sudah tak peduli lagi dengan semua yang dilakukan Nora Alexandra.



 



"Dia juga sudah block aku di semua akun. Jadi aku enggak bisa bicara banyak. Dia mau melakukan apapun aku juga sudah enggak peduli," ungkap  (mantan) suami Nora Alexandra itu, Rabu, 12/7. Aliff Alli, pria kelahiran Malaysia, 12 September 1991 ini mengaku sudah putus komunikasi dengan Nora Alexandra.



 



Aliff sudah menjatuhkan talak tiga pada Nora Alexandra 17 Juni lalu. Jadi pasangan itu kini sudah bercerai secara agama. Proses cerai secara hukum negara baru akan berjalan setelah gugatan cerai dilayangkan ke Pengadilan Agama Bali oleh Nora Alexandra.



 



Aliff Alli mengaku tidak sempat mendaftarkan perceraiannya karena terlalu sibuk dengan segudang aktivitasnya.



 



"Karena setelah mentalak aku langsung berangkat ke Malaysia untuk lebaran. Nah habis dari Surabaya aku ke Batu, terus sekarang ada di Bali. Jadi aku belum sempat ngurus ini itu," kata Aliff.



Baca: Pernikahan Song Joong-ki Song Hye-kyo Ditunda?



Aliff Alli enggan membeberkan alasan kenapa dirinya menjatuhkan talak tiga terhadap Nora Alexandra. Dia bilang itu rahasia rumah tangga. Namun jika Nora Alexandra bicara, maka Aliff Alli pun siap membongkar keburukan Nora Alexandra.



 



"Sebenarnya aku enggak mau berkoar dimana pun. Tapi kalau sampai dia masih cari masalah, tunggu aja aku sampai di Jakarta. Aku akan sewa pengacara dan aku keluarkan semua tentang Nora," ancam Aliff Alli.



 



Pernikahan Nora Alexandra Philip dan Aliff Alli sempat mengejutkan publik tahun lalu karena keduanya menikah diam-diam. Pernikahan itu dilaukan di Pulau Dewata Bali. Nora Alexandra Philip dan Aliff Alli resmi menikah pada 28 September 2016.



 



TABLOIDBINTANG.COM

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan