Jumat, 18 Agustus 2017

Mengapa Sutradara AADC2 Bukan Rudi Sudjarwo?

Senin, 15 Februari 2016 | 20:25 WIB
Poster film Ada Apa dengan Cinta 2. Instagram.com

Poster film Ada Apa dengan Cinta 2. Instagram.com.

TEMPO.CO, Jakarta - Sekuel film laris Ada Apa dengan Cinta? akan tayang di bioskop mulai 28 April 2016 mendatang. Setelah 14 tahun berlalu, film ini tetap diproduksi oleh Miles Production dengan susunan pemain yang nyaris sama. Tapi kali ini , AADC 2 bukan lagi disutradari oleh Rudy Sujarwo tapi oleh Riri Riza.

Produser Mira Lesmana mengatakan bergantinya sutradara ini bukannya tanpa alasan. Riri, menurut Mira, adalah orang pertama yang menulis cerita AADC. "Riri sangat mengenali tiap-tiap karakternya," kata Mira dalam konferensi pers di The Hall Senayan City, Senin, 15 Februari 2016.

Mira dan Riri juga sudah sering berkolaborasi dalam banyak judul film. Selain itu, Mira menilai akan menarik melihat bagaimana cerita yang sama diarahkan oleh dua orang yang berbeda.

Riri Riza sendiri menyatakan meminta Rudi sebagai sutradara AADC2 sempat menjadi opsi saat awal pengerjaan sekuel ini. "Tapi setelah mempertimbangkan berbagai hal, lebih simpel kalau saya kerjakan sendiri," kata Riri.

Riri memuji Rudi sebagai sutradara yang luar biasa dan kini telah berkembang dengan gayanya sendiri dalam membuat film. Rudi juga sempat mendatangi lokasi syuting AADC2 di Yogyakarta untuk memberikan dukungan pada kru dan pemain.

AADC menjadi fenomena di dunia perfilman saat dirilis pada 2002 lalu. Film ini berkisah tentang dua remaja SMA yang saling jatuh cinta karena sama-sama menyukai puisi. Dua pemeran utama film ini, Dian Sastro dan Nicholas Saputra meroket namanya setelah membintangi film ini.

Sekuel AADC2 sendiri akan mengangkat kisah Cinta dan Rangga setelah 14 tahun berlalu. Pengambilan gambar dilakukan di Yogyakarta, Jakarta, dan New York selama 31 hari. Saat ini, film tersebut sudah memasuki tahap akhir masa pascaproduksi.

MOYANG KASIH DEWIMERDEKA 


Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?