Konser Sting Disesaki Penggemar Lintas Generasi

Minggu, 16 Desember 2012 | 10:26 WIB
Konser Sting Disesaki Penggemar Lintas Generasi
Musisi asal Inggris Sting menghibur penggemarnya dalam konser 'Back To Bass Tour' di Mata Elang International Stadium, Ancol, Jakarta, (15/12). ANTARA/Yudhi Mahatma

TEMPO.CO, Jakarta - Konser Sting, Back to Bass, di Mata Elang International Stadium pada 15 Desember 2012, tidak hanya didatangi penonton dewasa atau berumur saja. Beberapa orangtua terlihat mengantre di pintu masuk bersama anak mereka.

Di kelas Festival, tepatnya pada deretan terdepan, seorang anak perempuan menonton bersama ayahnya. Meski si anak terlihat masih duduk di sekolah menengah pertama, ia hafal lagu-lagu lawas yang dibawakan Sting. Sebut saja Roxanne, Englishman in New York, ataupun De Do Do Do, De Da Da Da.

Yang lebih ajaibnya, balita usia 4 tahun bisa tertidur pulas di antara teriakan penonton dan dentuman musik Sting. Padahal dia dan kedua orangtuanya berdiri di barisan paling depan, kelas Festival.

Pada posisi itu, mereka hanya berjarak sekitar 1,5 meter dari pengeras suara. Tapi si bocah lelaki tampak tak terusik dengan suasana sekitarnya. Ia tetap nyenyak hingga konser berakhir, dan penonton dewasa bubar.

Dalam konser Back to Bass di Mata Elang International Stadium, 15 Desember 2012, Sting berhasil memukau ribuan penonton. Sepanjang 2 jam 10 menit, Sting menembangkan beragam nada. Tidak kurang dari 21 lagu ia mainkan dengan rancak maupun syahdu.

Sebut saja lagu De Do Do Do, De Da Da Da, yang diambil dari single The Police pada Desember 1980. The Police adalah band Sting di era 80-an, sebelum ia bersolo karier. Di panggung, Sting juga membawakan lagu If I Ever Lose My Faith In You, Seven Days, dan Every Little Thing She Does is Magic.

Sting memang tidak lagi muda. Di usia 61 tahun, ia sudah bisa dipanggil dengan sebutan opa atau kakek. Namun performa di atas panggung tidak menunjukkan umurnya. Dalam balutan kaus hitam panjang dan celana ketat gelap, tubuh ayah enam anak ini tetap terlihat tegap. Seksi.

Usia lanjut pun tak mengubah kekuatan suara Sting. Napasnya pun tetap panjang, seperti tidak ada lelahnya. Bahkan di lagu Every Little Thing She Does Is Magic, sebagian penonton telah kecapaian mengikuti Sting. Tapi penyanyi Inggris itu terus mengulang-ulang liriknya, hingga sesekali menyemburkan air liur.

Every little thing she does is magic
Everything she do just turns me on
Even though my life before was tragic
Now I know my love for her goes on

CORNILA DESYANA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan