Seribu Orang Menari Gambyong

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Solo: Sekitar seribu anak dan guru se Surakarta, Minggu (29/4), menggelar tari gambyong kolosal di depan bekas markas Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang kini menjadi Gedung Dewan Harian Cabang (DHC) '45 di Jalan Mayor Sunaryo, Solo. Acara "Tari Gambyong 1.000 Penari" tersebut diadakan untuk memperingati Hari Tari Internasional yang jatuh pada 29 April. Gedung DHC dipilih sebagai tempat acara, menurut koodinator acara Heru Prasetya, untuk mengenalkan sejarah arsitektural gedung ini.Peringatan hari Tari Internasional juga dilakukan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta yang menggelar "24 jam Menari". Acara yang berlangsung hingga Senin (30/3) itu dibuka dengan ritual berjalan berkeliling masuk ke dalam kampus oleh para penari yang terdiri dari dosen, mahasiswa, seniman tradisional, dan dosen perguruan tinggi itu. Mereka berjalan sambil terus menari."Semua dosen pengajar dan mahasiswa Jurusan Seni Tari ISI menari untuk menyambut hari penting ini," kata Budi, ketua panitia "24 Jam Menari". IMRON ROSYID

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.