Senin, 19 Februari 2018

Kondisi Putra Membaik, Asri Welas Kembali Bekerja  

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 14 September 2017 11:09 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi Putra Membaik, Asri Welas Kembali Bekerja  

    Presenter Asri Welas berpose di Kantor Delta FM, Jakarta Selatan, Kamis (1/3). TEMPO/Dwianto Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah melakukan transfusi darah kemarin, kini kondisi putra kedua Asri Welas, Rayyan Gibran Ridha Rahardja atau Ibran, semakin membaik.

    Baca: Ruben Onsu dan Netizen Doakan Kesembuhan bagi Anak Asri Welas

    Hingga pagi ini, menurut Asri, tinggal menunggu proses pemulihan. "Alhamdulillah baik. Hari ini dia harus recovery karena transfusi kemarin," ujar Asri kepada Tempo, Kamis, 14 September 2017.

    Melihat kondisi putranya yang sudah jauh lebih baik, Asri pun mengaku sudah bisa kembali beraktivitas hari ini. "Tapi aku hari ini sudah kerja," ucapnya.

    Menurut dia, jika ada yang ingin menjenguk putranya, itu bisa dilakukan pada Jumat atau Sabtu mendatang.

    Ibran lahir pada Rabu, 12 April 2017, di Rumah Sakit Pondok Indah melalui operasi sesar.

    Pada usianya yang baru menginjak 3 bulan, Ibran didiagnosis menderita katarak. Selain itu, Ibran terserang masalah kesehatan lain, seperti gangguan kandung kemih dan gangguan bawaan lahir berupa gangguan pendengaran.

    Lewat akun Instagram-nya, Asri menuturkan agar para calon orang tua bisa lebih berhati-hati dan lebih menjaga kesehatan diri agar terhindar dari virus rubella. Meski, menurut Asri, baik dia maupun Ibran tak terkena virus tersebut. 

    "Ada banyak yang harus diperiksa karena ada banyak sebab kenapa bisa terkena katarak. Bisa juga disebabkan oleh virus rubela, tokso. Tapi kehamilan Asri negatif akan hal ini. Di Mas Ibran sendiri juga tidak ada virus tersebut. Kita periksa, apakah jantungnya bocor. Alhamdulillah tidak. Otaknya apakah ada virus, alhamdulillah tidak ada," tulis Asri Welas.

    AISHA



     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    JR Saragih dan 4 Calon Kepala Daerah Terganjal Ijazah dan Korupsi

    JR Saragih dicoret dari daftar peserta pemilihan gubernur Sumut oleh KPU karena masalah ijazah, tiga calon lain tersandung dugaan korupsi.