Sabtu, 24 Februari 2018

Konser di Pesantren, Slank Disambut Lagu Ini  

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 14 September 2017 11:02 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Konser di Pesantren, Slank Disambut Lagu Ini  

    Aksi panggung Slank dalam konser Jurus Tandur menolak hak angket KPK di depan gedung KPK, Jakarta, 13 Juli 2017. TEMPO/Yovita Amalia

    TEMPO.CO, Ciamis - Saat menggelar konser di pesantren, kelompok musik Slank menghindari membawakan salah satu lagu mereka. Lagu berjudul lagu I Miss U but I Hate U tak masuk daftar karena mereka berpikir harus menjaga sopan santun. "Kita merasa masuk pondok pesantren harus sopan, jangan bawa lagu itu," kata vokalis Slank, Kaka, di kompleks Pondok Pesantren Darussalam, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu malam, 13 September 2017.

    Ternyata, Kaka dan personel Slank lain dibuat terkejut saat memasuki aula tempat digelarnya dialog kebangsaan. Paduan suara dari santri dan santriwati Ponpes Darussalam malah menyambut Slank dan tamu lain dengan menyanyikan lagu I Miss U but I Hate U.

    "Kita terkejut banget. Mereka, paduan suara, malah bawain lagu itu. Opening lagi," ujar drummer Slank, Bimbim.

    Awalnya, Kaka membayangkan pesantren bakal kaku. Ternyata anggapan Kaka meleset. "Ternyata santri Darussalam jauh lebih rileks dari Slank," ucapnya. Kaka melanjutkan, Islam toleran, moderat, dan modern itu ada di pondok pesantren. Hal ini yang harus dikabarkan kepada pihak luar. "Surprise banget," tuturnya.

    Akhirnya, Slank membawakan lagu I Miss U but I Hate U saat konser di Pondok Pesantren Darussalam. Tak tanggung-tanggung, lagu tersebut menjadi lagu pembuka konser ini.

    Dalam konser tadi malam, Slank membawakan sekitar 16 lagu. Lagu yang dinyanyikan di antaranya I Miss U but I Hate U, D.O.A, Virus, Orkes Sakit Hati, Terlalu Manis, Pala Lo Peyank, dan Juwita Malam. Slank berkolaborasi dengan budayawan Zastrouw Al Ngatawi.

    Dalam kesempatan itu, Yenny Wahid juga turut duet dengan Slank membawakan lagu Juwita Malam.

    CANDRA NUGRAHA


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.