Tora Sudiro Berusaha Tidak Tergantung Obat yang Membantunya Tidur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tora Sudiro saat kembali untuk promosi film terbaru Warkop DKI Reborn di kantor Falcon Pictures, Jakarta, 15 Agustus 2017. Ia dan istrinya ditangkap karena penyalahgunaan obat psikotropika, dumolid pada awal Agustus, dan baru mendapat penangguhan. TEMPO/Nurdiansah

    Tora Sudiro saat kembali untuk promosi film terbaru Warkop DKI Reborn di kantor Falcon Pictures, Jakarta, 15 Agustus 2017. Ia dan istrinya ditangkap karena penyalahgunaan obat psikotropika, dumolid pada awal Agustus, dan baru mendapat penangguhan. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor Tora Sudiro mengaku untuk membantu tidur, dirinya diberi obat oleh Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO). "Aku dipakein obat dari RSKO untuk membantu tidur," ujar Tora usai peluncuran pesawat Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 2 di Bandar Udara Pondok Cabe, Sabtu, 26 Agustus 2017.

    Tetapi Tora Sudiro mengaku sudah dua hari tidak mengkonsumsi obat tersebut. "Tidak pingin ketergantungan," tuturnya.

    Tora Sudiro yang sedang sibuk promosi film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 2 mengaku aktivitas yang padat tidak mengganggu jadwal tidurnya. "Justru enak, biar capek," kata pemeran Indro tersebut.

    Untuk menjaga daya tahan tubuhnya, Tora mengkonsumsi sumplemen dan menjaga makan. "Aku vitamin C, jaga makanan juga. Nanti kalau udah pegel-pegel baru vitamin B, aku tergila-gila sama suplemen sih," ujar Tora.

    Tora Sudiro menderita sindrom tourette yang menyebabkan dia susah tidur. Pria yang memiliki lima anak ini sempat menjalani rehabilitasi di RSKO karena ketergantungan obat dumolid selama kurang lebih setahun.

    AMMY HETHARIA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.