Dikejar Kerangka Dinosaurus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bayangkan bila isi museum hidup dan bernapas. Isinya lalu mengejar Anda yang sedang berada di museum itu: kerangka dinosaurus pemakan daging, Atilla the Hun (salah satu tokoh barbar dunia), hingga kawanan singa dari kawasan Afrika. Tentu Anda akan lari tunggang langgang dengan wajah penuh ketakutan.Namun, Larry Daley (Ben Stiller) tak bisa lari menghadapi fenomena aneh itu. Pasalnya, sebagai penjaga malam di Museum Natural History di kawasan Manhattan, New York, ia tak bisa seenaknya meninggalkan tempat kerja meski urat beraninya sudah putus.Dengan bantuan sisa-sisa buku manual yang disobek-sobek oleh seekor monyet kecil bernama Dexter dan mentor dari patung Teddy Roosevelt (Robin Williams), presiden ke-26 Negeri Abang Sam, ia bisa bertahan melewati malam menegangkan.Seperti orang lain, bila punya pilihan berbeda, Daley tentu tak mau menghadapi malam mengerikan seperti itu berulang kali. Sayangnya, Daley tak punya pilihan lain. Sebagai orang tua tunggal, Daley dapat kehilangan hak asuh bersama atas anaknya, Nick (Jake Cherry), bila ia tak memiliki pekerjaan tetap. Apalagi Daley hampir saja diusir dari apartemennya karena menunggak sewa.Berkat penjelasan Roosevelt, Daley mulai belajar menguasai keadaan. Itu termasuk menyelamatkan batu asal Mesir, penyebab hidupnya semua isi museum, yang hilang dicuri tiga sekawan mantan penjaga museum: Gus (Mickey Rooney), Reginald (Bill Cobs), dan Cecil (Dick van Dyke). Ketiga penjaga yang telah uzur itu marah karena dipensiun begitu saja.Film Night at the Museum ini memiliki semua hal yang dibutuhkan sebuah film komedi. Deretan artis pengocok perut kelas wahid berkumpul dalam film ini. Robin Williams sebagai Teddy Roosevelt, Owen Wilson dan Steve Coogan sebagai sepasang musuh bebuyutan, serta trio Van Dyke-Cobs-Rooney yang tetap tampil menawan di usia senja. Dan sebuah ramuan spesial efek yang mengingatkan penonton pada film terdahulu Williams, Jumanji.Sayang, penampilan Stiller menjadi masalah besar bagi film yang naskahnya diadaptasi dari buku anak-anak karya Milan Trenc ini. Sebagai pemeran utama, Stiller tak mampu mengeksplorasi kejenakaan yang selama ini telah menjadi trade mark-nya. Pada beberapa adegan berbeda, mimik muka Stiller tak banyak berubah sehingga ia justru tampak sekali berakting dan bukannya melebur dengan karakter Daley.Meski begitu, naskahnya memiliki jebakan-jebakan jenaka yang mampu mengundang tawa. Misalnya saat karakter Daley saling tampar dengan Dexter, si monyet capuchin. Roosevelt pun berkomentar, "Siapa yang berevolusi?" Daley menjawab dirinya. Sutradara Shawn Levy berhasil meramu ketegangan dalam film ini sehingga tetap menghibur, terutama bagi penonton anak-anak.Film: Night at the MuseumSutradara: Shawn LevyPemain: Ben Stiller, Robin Williams, Dick van DykePenulis naskah: Robert Ben Garant, Thomas LennonGenre: Petualangan, komediDurasi: 1 jam 48 menitProduksi: 20th Century FoxSita Planasari A

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.