Cara Jeremy Thomas Menenangkan Anak dan Istrinya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Jeremy Thomas bersama kuasa hukumnya, Amin Zakaria, saat mengklarifikasi status tersangka Jeremy, di Restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, 12 Agustus 2017. Tempo/Egi Adyatama

    Aktor Jeremy Thomas bersama kuasa hukumnya, Amin Zakaria, saat mengklarifikasi status tersangka Jeremy, di Restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, 12 Agustus 2017. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Keluarga Jeremy Thomas tengah ditimpa masalah bertubi-tubi. Setelah sang putra, Axel Matthew Thomas, ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyalahgunaan narkoba, Jeremy Thomas dijadikan tersangka dugaan penipuan.

    Jeremy Thomas memiliki cara tersendiri untuk menenangkan istri serta anaknya dalam melewati masalah ini. Jeremy meminta mereka untuk melihat kejadian dari sudut pandang positif.

    Baca: Jadi Tersangka Kasus Penipuan, Jeremy Thomas Membantah

    "Ya, saya bilang kepada mereka bahwa dalam perjalanan hidup itu kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Pada saat ada suatu kejadian, kita harus melihat kejadian itu dari dua sudut pandang, negatif atau positif," ujar Jeremy Thomas saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 12/8.

    "Saya mengajarkan, menularkan kepada putra-putri saya dan keluarga termasuk istri saya, ayo kita melihat satu peristiwa dari positive mindset. Berarti kita ingin menyelesaikannya dengan cara yang juga positif bukan destruktif," lanjut Jeremy Thomas.

    Jeremy Thomas menambahkan, seseorang harus bisa bersikap dewasa, rasional, analitis dan harus selalu beriman kepada Tuhan.

    "Dengan kekuatan iman kepada Tuhan, aura positif kita akan jauh lebih banyak daripada aura negatif," pungkas Jeremy Thomas.

    TABLOID BINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.