Benny Likumahuwa Raih Penghargaan dari Ubud Village Jazz Festival

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penggagas UVJF Yuri Mahatma menyerahkan Lifetime Achievement Award bagi Beni Likumahua didampingi Anom Antida (paling kiri) pada Sabtu, 12 Agustus 2017 Tempo/Rofiqi

    Penggagas UVJF Yuri Mahatma menyerahkan Lifetime Achievement Award bagi Beni Likumahua didampingi Anom Antida (paling kiri) pada Sabtu, 12 Agustus 2017 Tempo/Rofiqi

    TEMPO.CO, Ubud - Musikus jazz senior, Benny Likumahuwa,  Sabtu, 12 Agustus 2017, mendapat penghargaan “Lifetime Achievement Award” di perhelatan  Ubud Village Jazz Festival  (UVJF) 2017.  Penghargaan itu diserahkan oleh penggagas Festival Yuri Mahatma dan Anom Antida.

    Baca: Ketika Jazz Berpadu Suasana Desa di Ubud Jazz Village Festival

    “Ini kejutan yang menyenangkan bagi saya, apalagi saya tak diberi tahu sebelumnya,” ujar Benny mengenai penghargaan itu. Sebelum acara itu, dia masih  bermain trombone dengan energik bersama grupnya “Benny Likumahuwa Jazz Connection”. Salah-satu personil adalah putranya Barry Likumahuwa yang memainkan gitar bass.

    Benny menyebut, penghargaan itu menyemangatinya untuk terus menemani anak-anak muda bermain Jazz. “Potensi kita luar biasa karena banyak pemain muda yang berbakat dan ada banyak festival bagus seperti di Ubud ini,” kata musikus kelahiran 18 Juni 1946 di Kediri ini.

    UVJF, kata dia, adalah festival yang menunjukkan gairah anak muda terhadap jazz dipadukan dengan lingkungan yang asri dan tata panggung serta suara yang prima.

    Sementara itu, penggagas Festival Yuri Mahatma menyebut, penghargaan itu untuk meneruskan tradisi penghormatan bagi para perintis musik jazz yang masih terus setia hingga di usia senja. “Mereka menjadi teladan bagi anak-anak muda seperti   kami,” katanya. Tahun lalu, pihaknya memberikan penghargaan yang sama bagi gitaris senior Oele Pattiselano.

    Selain Lifetime Achievement, tahun ini UVJF juga memberi penghargaan Jazz Ambassador bagi dua musisi yakni Uwe Plath (Jerman) dan Dian Prativi , musisi Bali yang tinggal di Jerman. Penghargaan diberikan karena keduanya,  sejak UVJF digelar pada 2013, terus menerus tampil dan membantu serta mempromosikan event ini sehingga banyak musisi dunia yang bersedia tampil.

    Ubud Village Jazz Festival 2017 berakhir pada Sabtu, 12 Agustus 2017 malam dengan penampilan sejumlah musisi pilihan. Di antaranya adalah Mannike Den Dunden (Belanda), Gerald  Clayton (AS) dan Balawan bersama Batuan Ethnic Fushion. Penampilan terakhir adalah dari Glen Buschmann Jazz Academy Big Band dari Jerman. 

    ROFIQI HASAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?