Krakatau Reunion Ramaikan Sanur Village Festival

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ida Bagus Gde Sidharta Putra (kiri) bersama Plt Kadis Pariwiisata AA Bagus Sudarsana saat menyampaikan penjelas mengenai Sanur Village Festival tahun ini , Senin, 7 Agustus 2017 (Tempo/Rofiqi Hasan)

    Ida Bagus Gde Sidharta Putra (kiri) bersama Plt Kadis Pariwiisata AA Bagus Sudarsana saat menyampaikan penjelas mengenai Sanur Village Festival tahun ini , Senin, 7 Agustus 2017 (Tempo/Rofiqi Hasan)

    TEMPO.CO, Denpasar - Pergelaran seni budaya Sanur Village Festival (SVF) akan kembali digelar pada 9-12 Agustus 2017.  Sederet artis nasional ikut meramaikan perhelatan ini, diantaranya grup Jazz  Krakatau yang akan tampil dalam formasi reunion.

    Baca: Pagelaran Seni di Rumah Topeng dan Wayang Setia Darma

    “Kita harapkan akan menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang ke Bali,” kata Ida Bagus Gde Sidharta Putra, Ketua Panitia acara ini, Senin, 7 Agustus 2017. Selain bersama Krakatau, Indra Lesmana yang sejak 1 tahun terakhir akan tampil bersama anak-anak asuhnya.

    Sementara Trie Utami juga akan menjaid bintang  tamu dalam penampilan Wayan Balawan bersama Gamelan Etnic Fusion. Diluar musisi jazz, akan ditampilkan pula  Gugun Blues Shelter dan legenda rock tahun 80-an “Crazy Horse.

    Namun menurut  pria yang akrab disapa Gus De itu, secara keseluruhanSVF  akan mengemas kekayaan budaya Sanur  yang diwarnai oleh spiritualitas dan kehidupan desa nelayan.  “Setiap tahun kita gali dan kembangkan aktivitas budaya yang relevan dengan Sanur,” ujarnya.

    Tahun ini misalnya, budaya bermain laying-layang mendapat perhatian khusus melalui segmen “Kite Festival” dilanjutkan dengan pameran. Selain dari lokal Bali, festival diikuti oleh peserta dari mancanegara. Sejumlah kegiatan regurlar lainnya tetap dipertahankan seperti lomba jukung, pameran foto, penanaman koral dan pasar kuliner yang diikuti oleh hotel-hotel di Sanur.

    Tema yang dipilih tahun ini adalah “Bhinneka Tunggal Ika” yang sekaligus untuk merespon situasi kebangsaan secara nasional.  “Karena itulah setiap acara akan menonjolkan keberamanan dan toleransi antar berbagai kelompok dan budaya di Bali,” jelas Gus De.

    Plt Kepala Dinas Pariwisata  AA Bagus Sudarsana menyatakan, pemerintah sangat mendukung festival budaya ini karena telah terbukti memperkaya  promosi wsiata Bali. Apalagi dari 600 ribu kunjungan wisata ke Denpasar setiap tahunnya, 90 % adalah untuk mengunjungi Sanur . “Acara seperti ini akan memperkokoh posisi Sanur sebagai destinasi wisata,” ujarnya. 

    ROFIQI HASAN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.