Vino G Bastian Soal Tora Sudiro  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (ki-ka) Tora Sudiro pemeran Indro dan Vino G Bastian pemeran Kasino saat menghadiri peluncuran official Trailer Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part 2 di kantor Falcon Pictures, Jakarta, 1 Agustus 2017. Sebelumnya, Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part 1 berhasil ditonton lebih dari 6 juta penonton. TEMPO/Nurdiansah

    (ki-ka) Tora Sudiro pemeran Indro dan Vino G Bastian pemeran Kasino saat menghadiri peluncuran official Trailer Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part 2 di kantor Falcon Pictures, Jakarta, 1 Agustus 2017. Sebelumnya, Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part 1 berhasil ditonton lebih dari 6 juta penonton. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Tertangkapnya Tora Sudiro akibat kasus penyalahgunaan zat psikotropika tak mengambat agenda promosi film terbarunya, Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 2.

    Baca: Kangen Tora Sudiro, Mieke Amalia: I miss You Bab

    Tanpa Tora Sudiro, dua bintang utama lainnya, Abimana Aryasatya dan Vino G. Bastian, tetap menjalankan agenda promo seperti yang direncanakan sejak awal. Vino mengatakan, meski fisiknya ada di kantor polisi, semangat Tora tetap ada di setiap lokasi promo filmnya. 

    "Sebenarnya justru di belakang kami ini ada Tora yang menyemangati," ungkap Vino G. Bastian, di Blok M Square XXI, Jakarta Selatan, Senin (8/7).

    Vino G. Bastian dan Abimana Aryasatya sempat mengunjungi Tora Sudiro di tahanan Mapolres Metro Jakarta Selatan. Saat itu lah Tora meminta agar promosi film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 2 tetap dilakukan meski tanpa dirinya. 

    "Jadi justru Tora akan sedikit kesal, marah, kalau kami jadi merasa malas-malasan promo. Makanya nggak ada yang berubah dari kami, karena kami akan tetap sama-sama, tetap solid," tukas Vino G. Bastian. "Ada atau nggak ada (Tora) di samping kami, namanya sahabat, keluarga, selalu sama-sama," tandasnya.

    TABLOID BINTANG.COM




     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.