Sebelum Meninggal, dr Ryan Thamrin Sempat Berobat ke Malaysia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • dr. Ryan Thamrin. instagram.com

    dr. Ryan Thamrin. instagram.com

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Presenter Dokter Oz Indonesia dr Ryan Thamrin sudah mengalami sakit sejak setahun terakhir. Dokter yang dikenal karena ketampanannya dalam memandu program kesehatan di salah satu televisi swasta itu sempat menjalani pengobatan rawan jalan di salah satu rumah sakit di Malaka, Malaysia.

    "Sempat juga berobat ke Malaka," kata kakak sepupu Ryan Thamrin, Dony Apriadi, Jumat, 4 Agustus 2017.

    Dony mengatakan, semula dr Ryan Thamrin hanya mengalami sakit maag akut. Namun belakangan terdeteksi ada benjolan di bagian luar selaput otak. "Sempat akan dilakukan operasi, tapi pihak keluarga belum juga sempat mengoperasinya karena ada ketakutan benjolan ada di area kepala," kata Dony.

    Baca: dr. Ryan Thamrin Meninggal, Ini Unggahan Terakhirnya di Medsos

    Meski demikian, kata Dony, selama setahun itu dr Ryan Thamrin terus menjalani pengobatan di Pekanbaru. Sejak sakit, ia lebih banyak berada di Pekanbaru di rumah kakak kandungnya Ferdy Thamrin.

    Jenazah dr Ryan Thamrin dikuburkan di Pemakaman Labuay, Jalan Kesadaran, Tangkerang Labuay, Pekanbaru.  

    Ryan Thamrin dikenal sebagai dokter yang memandu acara Dr Oz Indonesia. Sebelum fokus ke dunia medis, dr. Ryan Thamrin menekuni dunia modeling. Di dunia modeling, dokter Ryan Thamrin pernah menjadi Cover Boy Majalah remaja Aneka Yess! pada 1997. Dia kemudian terpilih menjadi Cosmo Man Majalah Cosmopolitan Tahun 2000. Tiga tahun kemudian, pada 2003, dokter Ryan Thamrin menjadi Abang Jakarta 2003.

    Baca: Dr Ryan Thamrin Ingatkan Soal Tabungan Akhirat

    Sederet prestasi itu sebenarnya cukup bagi dr. Ryan Thamrin untuk terjun ke dunia hiburan. Tapi dr Ryan Thamrin memilih dunia medis.

    Ryan memulai pendidikan kedokterannya di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Setelah lulus studi S1 kedokteran pada 2002, dr Ryan Thamrin mengambil pendidikan seksologi dan reproduksi di Bangkok, Thailand, pada 2004.

    RIYAN NOFITRA




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.