Kevin Aprilio Minta Mantan Manajer Vierratale Berikan Klarifikasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kevin Aprilio menandatangani buku yang telah dibeli penggemarnya usai peluncuran buku Kevin Aprilio Out of The Box di  Kinokuniya Plasa Senayan, Jakarta, Kamis (6/2). TEMPO/Nurdiansah

    Kevin Aprilio menandatangani buku yang telah dibeli penggemarnya usai peluncuran buku Kevin Aprilio Out of The Box di Kinokuniya Plasa Senayan, Jakarta, Kamis (6/2). TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta -   Kevin Aprilio mendepak Deni Irawan dari manajemen grup musik Vierratale. Kevin Aprilio mengumumkan hal tersebut lewat akun media sosialnya.

    Kevin Aprilio juga meminta klien atau yang pihak-pihak berkepentingan dengan Vierratale agar tidak lagi menjalin komunikasi dengan Deni Irawan.

    Kevin Aprilio mengeluarkan Deni Irawan karena diduga telah menggelapkan uang hingga ratusan juta rupiah milik manajemen Vierratale.

    Diceritakan Kevin Aprilio, dirinya mengetahui gelagat tak baik Deni Irawan setelah banyak orang di manajemennya yang mengaku uangnya dipinjam Dani Irawan dan tidak dikembalikan. Setelah dicek, ternyata Deni Irawan juga mengambil uang milik manajemen Vierratale.
     
    "Awalnya additional player saya ngasih tahu uangnya dipinjam, tapi belum dibalikin-balikin gitu. Abis itu saya cari tahu ternyata dia pinjam uang ke sana-sini. Dia pinjam ke semua," cerita Kevin Aprilio.

    Putra musisi Addie MS tersebut memberi tenggat waktu beberapa hari ke depan agar Deni Irawan menghubunginya dan memberi klarifikasi. Jika tidak, Kevin Aprilio akan melaporkan Dani Irawan ke polisi.

    Tempo masih berusaha meminta klarifikasi dari Deni namun belum berhasil

    TABLOID BINTANG.COM

    Catatan: naskah ini diedit ulang pada 25 Juli, pukul 06.44 WIB


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.