Chester Bennington Vokalis Linkin Park Bunuh Diri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chester Bennington, vokalis Linkin Park, menyanyikan lagu Hallelujah dalam upacara pemakaman musisi Chris Cornell di Hollywood Forever Cemetery, Los Angeles, 26 Mei 2017. Chris Pizzello/Invision/AP

    Chester Bennington, vokalis Linkin Park, menyanyikan lagu Hallelujah dalam upacara pemakaman musisi Chris Cornell di Hollywood Forever Cemetery, Los Angeles, 26 Mei 2017. Chris Pizzello/Invision/AP

    TEMPO.CO, Los Angeles - Vokalis band Linkin Park, Chester Bennington, ditemukan tewas bunuh diri di rumahnya. Seperti dikutip dari Independent.co.uk, pria 41 tahun itu ditemukan meninggal di kediamannya yang terletak di The Palos Verdes Estates, Los Angeles.

    Juru bicara kepolisian setempat belum mau memberikan keterangan bagaimana Chester bunuh diri. "Pukul 09:00 pagi kami mendapat laporan kejadian dari blok 2800," kata si juru bicara, Jumat, 21 Juli 2017.

    Rekan satu tim Chester, Michael Kenji Shinoda atau lebih dikenal Mike Shinoda, membenarkan informasi tersebut. Melalui akun resmi Twitter miliknya, rapper, pemain keyboard, sekaligus gitaris Linkin Park ini menulis "Shocked and heartbroken, but it's true. An official statement will come out as soon as we have one."

    Beberapa jam lalu, akun resmi media sosial Linkin Park mengunggah tautan video klip terbaru mereka berjudul Talking to Myself. Lagu ini merupakan salah satu single di album terbaru mereka, One More Light.

    Saat ini, Linkin Park tengah menjalani tur keliling dunia untuk mempromosikan album ketujuh mereka yang rilis pada Mei lalu. Berdasarkan akun resmi mereka, Linkin Park akan menutup tur bertajuk "One More Light" ini di Xfinity Center, Mansfield, Massachusetts, pada 27 Juli 2017.

    Grup band yang dibentuk di Agoura Hills pada 1996 mulai terkenal setelah merilis album Hybrid Theory pada 2000. Mereka bahkan sudah memenangkan dua kali Grammy Awards.

    Independent.co.uk | Syailendra Persada



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kasus Kartel Harga Tiket Pesawat Siap Disidangkan

    Komisi Pengawas Persaingan Usaha menduga mahalnya harga tiket pesawat disebabkan pasar oligopolistik. Citilink dan Lion Air diduga terlibat.