Tari Padi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lima penari beraksi di beranda Gedung Kesenian Societeit de Harmonie, Makassar, malam itu. Suasana pedesaan terhampar. Ada dedak yang disebar berbentuk lingkaran berputar, juga dipasang dua orang-orangan sawah yang terbuat dari batang padi. Tiga lilin yang menyala tergantung dilindungi anyaman bambu.Kekhasan aroma pedesaan makin terasa dengan iringan musik suling, rebab, dan kecapi yang dimainkan secara bergantian. Itu menjadi semacam kata selamat datang kepada penonton yang menyaksikan gelar teater tari Suara Padi karya Heri Lentho produksi Surabaya Dance Collective di Gedung Kesenian Societeit de Harmonie, 26-27 November lalu.Setelah beraksi di beranda gedung, lima penari itu mengajak para penonton memasuki ruang pertunjukan. Lalu para penari itu naik ke atas panggung. Di sana ada gundukan dedak, di bagian langit-langit panggung juga ada jaring berisi dedak. Sementara itu, di sisi kanan panggung, berdiri orang-orangan sawah yang terbuat dari jerami.Hanya beberapa saat, kelima penari ini menghilang, dilanjutkan dengan adegan Dewi Sri, sosok dewa padi dan kesuburan yang banyak dipuja para petani. Sosok itu muncul dari sudut kiri bagian belakang panggung. Sang Dewi berpakaian kusam, rambutnya kusam dan acak-acakan, bertopeng, serta selalu membawa selembar kain putih yang digunakan untuk melindungi wajahnya.Pertunjukan ini mengangkat berbagai persoalan di dunia agraris: mulai kehidupan petani yang selalu mengalami kerugian, harga gabah yang anjlok pada musim panen, hingga harga pupuk yang melambung di musim tanam. Derita petani itulah yang ingin diungkapkan oleh pementasan ini.Dan derita itu, menurut Heri Lentho, memunculkan sebuah sikap untuk tidak memperbolehkan anak-anaknya (manusia baru) untuk menjadi petani, cukup ia saja yang melakoni derita tersebut. Tanpa disadari, sikap itu sebenarnya telah menjauhkan manusia sekarang dengan alam dan kemudian beralih dan percaya kepada kehidupan mesin.IRMAWATI

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Olahraga Pada Puasa Ramadan Saat Pandemi, Dapat Mencegah Infeksi Covid-19

    Olahraga saat puasa dapat memberikan sejumlah manfaat. Latihan fisik dapat mencegah infeksi Covid-19 saat wabah masih berkecamuk di Ramadan 1442 H.