Gal Gadot Jadi Anggota Kelompok Keragaman di Lembaga Oscar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris Gal Gadot berpose saat menghadiri penayangan perdana film terbarunya, Wonder Woman di Los Angeles, California, Amerika Serikat, 25 Mei 2017. Aktris yang sukses lewat perannya sebagai Wonder Woman dalam film Batman v Superman: Dawn of Justice, membuat dirinya kembali dipanggil untuk peran dalam film Wonder Woman. AP Photo

    Aktris Gal Gadot berpose saat menghadiri penayangan perdana film terbarunya, Wonder Woman di Los Angeles, California, Amerika Serikat, 25 Mei 2017. Aktris yang sukses lewat perannya sebagai Wonder Woman dalam film Batman v Superman: Dawn of Justice, membuat dirinya kembali dipanggil untuk peran dalam film Wonder Woman. AP Photo

    TEMPO.CO, Los Angeles - Bintang Wonder Woman Gal Gadot terpilih dalam kelompok pemilih calon penerima Oscar tahunan. Selain Gal Gadot, pelawak Amy Poehler dan aktor 'Mr Robot' juga diundang untuk bergabung dalam kelompok yang terdiri 774 orang dari 57 negara.

    Academy of Motion Picture Arts and Sciences mengatakan pada Rabu, 28 Juni 2017, bahwa kelompok 2017 terdiri atas 39 persen perempuan dan 30 persen kulit berwarna. Upaya itu dilakukan untuk meningkatkan keragaman, yang sebelumnya dinominasi pria kulit putih.

    Hal itu juga menandai peningkatan keragaman ras lebih dari 300 persen sejak kritik pada 2016 menyebut #OscarsSoWhite. Kritik itu menandai perubahan besar di Academy of Motion Picture Arts and Sciences setelah 20 calon penerima Oscar untuk kategori seni peran tahun itu berkulit putih.

    Sutradara Get Out Jordan Peele, pelawak Australia Rebel Wilson dan aktris Ghostbusters Leslie Jones juga termasuk di antara yang diundang, bersama dengan aktris Quantico Priyanka Chopra, bintang Mad Men Jon Hamm dan aktor Rogue One Riz Ahmed.

    "Terserah kita semua untuk memastikan wajah dan suara baru dilihat dan didengar, dan akan berperan pada generasi berikutnya tentang cara seseorang melihat masing-masing dari kita," kata Presiden Academy Cheryl Boone Isaacs dalam sebuah pernyataan pada Rabu saat mengumumkan undangan baru itu.

    Daftar profesional industri film, termasuk juga sutradara, produser dan penanggung jawab peran, yang menjadi bagian dari Academy telah lama disebut sebagai penghalang persamaan ras dan gender di Oscar, ajang penghargaa film paling bergengsi di dunia.

    Academy pada 2016 mengumumkan sebuah tindakan afirmatif yang besar-besaran, dengan berjanji untuk melipatgandakan keanggotaan perempuan dan kelompok minoritas pada 2020 dan untuk membatasi hak suara anggota tanpa karir film aktif. Jika semua undangan baru bergabung, Academy akan memiliki 7.400 anggota.

    Termasuk anggota baru tahun ini adalah sutradara film Moonlight, Barry Jenkins, penata musik Hamilton Lin-Manuel Miranda, bintang Twilight Kristen Stewart dan perancang busana dan sutradara Tom Ford.

    Sebelumnya, Halle Berry, satu-satunya perempuan kulit hitam pernah merebut penghargaan aktris terbaik Oscar, mengatakan kemenangannya pada 2002 ternyata tidak bermakna. Berry pada 2002 meraih Oscar untuk kategori aktris terbaik melalui film Monster's Ball, menjadi perempuan pertama berkulit hitam memperolehnya.

    Lima belas tahun berlalu, Berry tetap satu-satunya perempuan kulit berwarna yang mendapatkan kehormatan itu. "Wow, saat itu benar-benar tidak berarti apa-apa. Itu tidak berarti apa-apa. Saya pikir itu berarti sesuatu, tapi kini saya pikir itu tidak berarti apa-apa," kata dia kepada redaktur Teen Vogue Elaine Welteroth dalam wawancara video di Festival Cannes Lion, yang ditayangkan pada Selasa malam.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.