Akting di Korea, Joe Taslim Berlatih Main Pedang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Joe Taslim. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Joe Taslim. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor sekaligus atlet judo Joe Taslim tengah mempersiapkan diri untuk berakting di film laga terbarunya, Swordsmen. Dalam film yang diproduksi di Korea Selatan ini, ia berperan sebagai seorang pendekar pedang.

    Ditemui usai penayangan film terbarunya, Surat Kecil Untuk Tuhan, Joe Taslim menceritakan tantangan yang ia hadapai untuk berperan dalam film tersebut. "Karakternya jadi orang yang jago main pedang, sedangkan saya enggak bisa main pedang," kata Joe di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Juni 2017.

    Karena itu, Joe Taslim mengaku sempat latihan secara intensif di Korea yakni selama 2 minggu dari pagi hingga sore. "Tangan saya sempat melepuh semua, tapi itu seru.

    Proses latihan memang terbilang singkat dikarenakan jadwal yang dimilikinya saat itu cukup padat. "Memang jadi harus memaksimalkan. Nanti balik lagi kesana saat syuting dan disela-syuting saya latihan lagi," ujar pemeran Martin dalam film Surat Kecil Untuk Tuhan tersebut.

    Namun ternyata, jago bermain pedang tak menjadi satu-satunya tantangan yang harus ia hadapi untuk film ini. "Saya harus bisa bahasa Korea. Itu jadi PR buat saya," katanya.

    Meski demikian, bagi Joe, seluruh proses yang ia jalani selama ini cukup menyenangkan. Ia pun mengaku ingin melakukan semaksimal mungkin. "Pada saat kita memainkan karakter tersebut, itu menjadi tanggung jawab kita agar karakternya sampai ke penonton. Jadi persiapannya harus dilakukan sepenuh hati," Kata Joe.

    Dalam film ini, Joe Taslim akan menjadi salah satu dari 3 karakter utama. Ketiganya, merupakan tiga tokoh yang jago berkelahi dengan pedang. Dalam film ini, ia juga akan beradu akting dengan aktor papan atas Korea Selatan, Jang Hyuk. Ia berperan sebagai Tae Yool, seorang ahli pedang yang buta.

    DINI TEJA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RZWP3K, Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil

    Sebanyak 21 provinsi telah menerbitkan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil yang dianggap tak berpihak pada nelayan.